131 Kali Karhutla Terjadi selama 3 Bulan Terakhir

Selasa, 13 Juni 2023 - 09:08 WIB
loading...
A A A
“Tetapi kita bisa lihat bahwa dalam satu kawasan yang tidak terlalu luas, belum satu provinsi pada kabupaten kota yang berdampingan itu bisa terjadi dua fenomena yang sangat berlawanan, satu kering yang sudah masyarakat yang sudah 3 minggu mengalami kekeringan, satu tempat malah banjir,” kata Aam.

“Kemudian di Kalimantan sekarang sudah mulai dominan ya karhutla, Kalimantan Barat Tengah dan Kalimantan Selatan. Kalau untuk Sulawesi itu tanah longsor dan cuaca ekstrem, ini masih berpengaruh, kalau misalkan Sulawesi dan Papua masih terpengaruh oleh adanya badai di dekat Filipina sehingga masih ada awan hujan yang berpengaruh pada kondisi hidrometeorologi basah di Sulawesi dan Papua,” paparnya.

Meski begitu, Aam mengatakan bahwa dengan adanya awan-awan hujan lokal ini akan membantu sebagian wilayah yang mengalami kekeringan atau bencana karhutla. Terutama, untuk mengisi embung-embung ataupun waduh sehingga meminimalkan potensi kekeringan atau karhutla dalam jangka panjang.

“Awan-awan hujan yang sangat tinggi, sekarang sudah sangat tipis, dan kita harapkan memang tidak terlalu apa tidak terlalu kering ya kita berharap masih ada awan hujan sehingga kalau ada eskalasi-eskalasi dari kekeringan dan karhutla. Kita masih bisa berharap awan hujan itu apakah itu karhutla bisa memadamkan karhutla atau setidaknya menjaga sumber-sumber air kita, embung, danau waduk itu tetap terisi,” tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved