Usulan Prabowo soal Perdamaian Rusia-Ukraina Dinilai Hormati Peran PBB
Rabu, 07 Juni 2023 - 19:57 WIB
loading...
Usulan perdamaian Rusia-Ukraina yang diutarakan Menhan Prabowo Subianto dinilai solusi damai untuk menghentikan kekerasan bersenjata yang menghormati peran PBB. Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Hubungan International Suzie Sudarman menilai usulan perdamaian Rusia-Ukraina yang diutarakan Menhan Prabowo Subianto adalah solusi damai untuk menghentikan kekerasan bersenjata yang menghormati peran PBB.
Dia mengatakan forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 merupakan forum ilmiah dan bukan forum politik sehingga bisa menampung ide dan gagasan apapun termasuk yang disampaikan Prabowo.
“Pak Prabowo menjadi panelis pada pembahasan Resolving Regional Tensions dalam IISS Shangri-La Dialogue 2023 dan menawarkan proposal damai untuk Ukraina yang betul-betul menekankan agar kita segera mencari solusi untuk menghentikan kekerasan bersenjata dan melibatkan PBB dalam mencari solusi damai segera antara Rusia dan Ukraina,” jelasnya, Rabu (7/6/2023).
Baca juga: Terima Kunjungan Dubes Lyudmila, Prabowo Sampaikan Masukan Perdamaian Rusia-Ukraina
Usulan yang diajukan Prabowo di forum itu memiliki beberapa poin utama, yakni pembentukan zona demilitarisasi (demilitarized zone/DMZ) 15 km di belakang posisi pasukan masing-masing negara, diturunkannya pasukan PBB untuk mengawasi DMZ yang disetujui Ukraina-Rusia, dikerahkannya pasukan perdamaian PBB, dan diselenggarakannya referendum di wilayah sengketa.
Suzie pun mengatakan dalam forum itu jabatan Prabowo sendiri di pemerintahan tidak sepenuhnya melekat karena adalah forum ilmiah. Adapun forum itu adalah kesempatan bagi Indonesia yang sedikit banyak terdampak konflik itu tetapi tidak bisa berbuat banyak untuk menyuarakan pesan dan ide perdamaian.
“Indonesia atau Presiden Jokowi kebetulan menjadi salah satu anggota Champions of the Global Crisis Response Group dan besar kemungkinan mendukung usulan Menhan Prabowo, di saat Indonesia jika dibandingkan dengan Turki misalnya, tidak memiliki bargaining position yang baik kecuali dengan mengimbau di forum internasional agar kalangan yang berkonflik di Ukraina segera mengakhiri penderitaan rakyat Ukraina dan krisis keuangan, pangan, dan energi,” paparnya.
Dia mengatakan forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 merupakan forum ilmiah dan bukan forum politik sehingga bisa menampung ide dan gagasan apapun termasuk yang disampaikan Prabowo.
“Pak Prabowo menjadi panelis pada pembahasan Resolving Regional Tensions dalam IISS Shangri-La Dialogue 2023 dan menawarkan proposal damai untuk Ukraina yang betul-betul menekankan agar kita segera mencari solusi untuk menghentikan kekerasan bersenjata dan melibatkan PBB dalam mencari solusi damai segera antara Rusia dan Ukraina,” jelasnya, Rabu (7/6/2023).
Baca juga: Terima Kunjungan Dubes Lyudmila, Prabowo Sampaikan Masukan Perdamaian Rusia-Ukraina
Usulan yang diajukan Prabowo di forum itu memiliki beberapa poin utama, yakni pembentukan zona demilitarisasi (demilitarized zone/DMZ) 15 km di belakang posisi pasukan masing-masing negara, diturunkannya pasukan PBB untuk mengawasi DMZ yang disetujui Ukraina-Rusia, dikerahkannya pasukan perdamaian PBB, dan diselenggarakannya referendum di wilayah sengketa.
Suzie pun mengatakan dalam forum itu jabatan Prabowo sendiri di pemerintahan tidak sepenuhnya melekat karena adalah forum ilmiah. Adapun forum itu adalah kesempatan bagi Indonesia yang sedikit banyak terdampak konflik itu tetapi tidak bisa berbuat banyak untuk menyuarakan pesan dan ide perdamaian.
“Indonesia atau Presiden Jokowi kebetulan menjadi salah satu anggota Champions of the Global Crisis Response Group dan besar kemungkinan mendukung usulan Menhan Prabowo, di saat Indonesia jika dibandingkan dengan Turki misalnya, tidak memiliki bargaining position yang baik kecuali dengan mengimbau di forum internasional agar kalangan yang berkonflik di Ukraina segera mengakhiri penderitaan rakyat Ukraina dan krisis keuangan, pangan, dan energi,” paparnya.
Lihat Juga :