Bertemu Wapres, Ikatan Pesantren Indonesia Diminta Kawal Peran Ponpes

Rabu, 31 Mei 2023 - 07:51 WIB
loading...
Bertemu Wapres, Ikatan...
Wapres Ma’ruf Amin menerima audiensi DPP IPI. Pertemuan ini digelar di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta, Selasa 30 Mei 2023. Foto/Setwapres
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma’ruf Amin menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Pesantren Indonesia (IPI). Pertemuan ini digelar di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta, Selasa 30 Mei 2023.

Pada pertemuan itu, Wapres berpesan kepada IPI yang dipimpin oleh Boy Rafli Amar itu, untuk mengawasi adanya dakwah radikal yang menyebabkan munculnya paham menyimpang di masyarakat.

"(IPI harus berperan) untuk meluruskan paham-paham yang ada di masyarakat. Paham-paham yang radikal, tapi juga yang liberal," kata Wapres dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (31/5/2023).

Lebih lanjut, Wapres meminta agar mengawal tiga peran utama pondok pesantren (ponpes) menurut Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Di mana, lembaga pendidikan agama ini memiliki tiga peran utama yaitu sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, dan lembaga pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Said Aqil Ungkap Peran Utama Pesantren bagi Indonesia

Ketiga peran ini memiliki kontribusi dalam memperkuat kemajuan negara melalui sumber daya manusianya, khususnya yang menempuh pendidikan di pesantren. Oleh karena itu, ketiga peran pesantren ini harus terus dikawal oleh seluruh elemen masyarakat, salah satunya oleh IPI.

"Pesantren menjadi penting, tapi pesantren harus dibangun, harus dipandu. Bagaimana organisasi ini memandu pesantren," tegas Wapres.

Sebab, sebagai organisasi yang memiliki jajaran pengurus dengan beragam latar belakang (Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lainnya), kepengurusan IPI memiliki banyak jejaring yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk memajukan pesantren dan santri serta masyarakat sekitar.

Dengan demikian kata Wapres, penataan tugas-tugas dalam kepengurusan IPI harus segera dipetakan. "Saya kira ini bagaimana memetakannya, (agar) fungsi-fungsi pesantren ini supaya berkembang. Jangan ada pesantren yang sama sekali tidak berperan apa-apa," jelas Wapres mengingatkan.

Menutup audiensi, Wapres pun memberi arahan, agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal, IPI perlu berkolaborasi dengan institusi-institusi terkait.

"Masalah keagamaan tentu Kementerian Agama, pemberdayaan dakwah Kementerian Agama, pemberdayaan masyarakat banyak (instansi terkait)," tutup Wapres.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina IPI Boy Rafli Amar melaporkan, sejak dibentuk pada 2016, IPI secara konsisten memberikan kontribusinya untuk memajukan pesantren-pesantren di Indonesia dan mengusung implementasi moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.

"Dalam perjalanannya, kami mengajak semuanya untuk kita mensosialisasikan moderasi dalam beragama, Islam yang wasathiyah," ungkap Boy.

Pada kesempatan yang sama, Boy juga mengundang kehadiran Wapres untuk dapat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IPI yang rencananya akan dilaksanakan pada Agustus 2023.

"Kami memohon kesediaan Bapak Wapres nanti untuk bisa membuka Rakernas yang rencananya (dilaksanakan pada) bulan Agustus," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Rekomendasi
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Ketum KBPP Polri: Demokrasi...
Ketum KBPP Polri: Demokrasi Harus Bermartabat, Stabilitas Nasional Harus Dijaga
Berita Terkini
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved