Atasi Covid-19, Kinerja Pemerintah Pusat Buruk tapi Jokowi Dinilai Bekerja Baik

Kamis, 23 Juli 2020 - 18:09 WIB
loading...
Atasi Covid-19, Kinerja...
Foto/ilustrasi.ist
A A A
JAKARTA - Mayoritas pelaku usaha menilai buruk kinerja pemerintah pusat dalam menangani masalah Pandemi Covid-19. Hal itu merupakan salah satu hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia bertajuk Evaluasi Pelaku Usaha terhadap Kinerja Kabinet dan Ekonomi yang diumumkan hari ini.

Sebanyak 48,8 persen responden yang menilai kinerja pemerintah pusat buruk. Sedangkan 26,0 persen responden lainnya menilai kinerja pemerintah pusat biasa saja dalam menangani masalah Pandemi Covid-19. Kemudian, 18,7 persen responden lainnya menilai kinerja pemerintah pusat baik. Lalu, 4,1 persen responden menilai kinerja pemerintah pusat sangat baik.

(Baca: Prabowo-Erick Thohir Bersaing, Yasonna Paling Tak Memuaskan Pelaku Usaha)

Namun, mayoritas responden dari pelaku usaha atau 67,8 persen dalam survei Juli 2020 itu mengaku sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa bekerja secara baik dalam mengatasi masalah Pandemi Covid-19.

"Pemerintah pusatnya dianggap buruk kinerjanya tetapi trust pelaku usaha pelaku bisnis terhadap presiden itu masih positif. Jadi ada beda antara pemerintah dengan presiden. Pada presiden mereka masih percaya, apakah pelaku usaha meminta reshuffle?" ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam acara rilis survei nasional secara daring, Kamis (23/7/2020).

Dia mengatakan, yang menyatakan cukup percaya pada Presiden Jokowi, paling banyak datang dari sektor perikanan dan kelautan, serta pertanian. "Nah pelaku usaha di dua sektor ini yang positif menilai presiden," ungkapnya.

(Baca: Diterpa Banyak Isu Miring, Elektabilitas PDIP Masih Tinggi)

Populasi survei ini adalah pelaku usaha pada tujuh sektor ekonomi di sembilan provinsi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur. Sedangkan ketujuh sektor tersebut yakni Pertanian non Perikanan dan Kelautan, Perikanan dan Kelautan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil serta Sepeda Motor, Pengangkutan dan Pergudangan.

Masing masing-masing sektor terdiri atas empat kategori skala usaha, Milkro, Kecil, Menengah, Besar. Indikator Politik Indonesia memilih sampel di masing-masing sektor dan skala usaha secara acak dengan jumlah yang sama, yakni 140 pelaku usaha per sektor, sehingga total sampel awal sebanyak 980 responden.

Lalu, untuk kebutuhan analisis dilakukan penambahan jumlah sampel (oversample) pada sektor pertanian dan sektor perikanan kelautan, masing-masing menjadi 150 dan 350 pelaku usaha. Kemudian, Indikator Politik Indonesia mewawancarai responden lewat telepon.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
BSKDN Kemendagri Terapkan...
BSKDN Kemendagri Terapkan Rasch Model untuk Memperkuat Kualitas Kebijakan
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Tes PCR Covid-19 dan Cacar Monyet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved