Kemenag Inisiasi Pembentukan Organisasi Profesi Penyuluh Agama

Rabu, 24 Mei 2023 - 20:16 WIB
loading...
Kemenag Inisiasi Pembentukan...
Kongres dan Musyawarah Kerja Nasional Penyuluh Agama yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kemenag. Foto/kemenag
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan kongres dan musyawarah kerja nasional bagi para penyuluh agama . Kegiatan yang dimulai pada Rabu (24/5/2023) hari ini dijadwalkan berakhir pada Sabtu (27/5/2023) dengan terbentuknya Pengurus Organisasi Profesi Penyuluh Agama.

Direktur Penerangan Agama Islam pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Ahmad Zayadi menjelaskan, acara ini merupakan upaya mendorong para penyuluh agar lebih terkonsolidasi, memberi ruang inisiatif, membuka peluang kreatif, dan semakin menguatkan peran mereka di tengah masyarakat.

“Penyuluh agama, dalam hal ini penyuluh agama Islam, merupakan kelompok yang berjalan dalam sunyi. Mereka mengabdi kepada negara sepenuh hati, menjadi konektor bagi kelompok masyarakat satu dengan golongan masyarakat lain, membangun keharmonisan, menjadi juru penerang bagi kelompok-kelompok yang kurang beruntung secara rohani, dan banyak fungsi lain,” tuturnya.

Menurut dia, wadah organisasi menjadi kesempatan pagi para penyuluh agama Islam untuk berhimpun. ” Sejak awal kemerdekaan itu, semua mereka lakukan tanpa publikasi. Ini merupakan kesempatan buat para penyuluh untuk berhimpun lebih erat dan merumuskan langkah-langkah mereka ke depan, ini menjadi kongres pertama para penyuluh agama,” kata Zayadi.



Sebagai informasi, para penyuluh agama pada awalnya merupakan pemuka agama yang menyampaikan langsung ceramah kepada masyarakat. Sebelum Indonesia merdeka, penyuluhan tentang agama bisa dikatakan sebagai sebuah gerakan tersembunyi, pernyataan ini didasarkan pada kenyataan bahwa para pemuka agama pada masa itu dianggap sebagai ancaman besar oleh para penjajah, karena di samping berdakwah tentang ajaran agama mereka juga ikut memotivasi jemaahnya untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

Pada zaman revolusi fisik kemudian para pemuka agama, khusunya ulama, memfatwakan wajib hukumnya berjuang dalam merebut kemerdekaan dengan jalan apa pun. Pemuka agama selalu di depan memimpin barisan, berjuang berserta rakyat melawan penjajah. Sampai akhirnya bersama kekuatan lain mencapai kemerdekaan, serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.

Tidak mengherankan bila Direktorat Penerangan Agama (dahulu Jawatan Penerangan Agama) yang menangani penyuluhan agama merupakan satu dari empat pilar penyangga eksistensi Kementerian Agama selama puluhan tahun, di samping Direktorat Urusan Agama, Direktorat Pendidikan Agama, dan Direktorat Peradilan Agama.

Pada masa-masa awal kemerdekaan hingga 1980-an, para penyuluh agama lebih dikenal sebagai guru agama honorer (GAH). Demikian pula Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 1952 menyebut para penyuluh agama sebagai GAH.

Keputusan menteri Agama Nomor 79 Tahun 1985 menyatakan pemuka agama yang memberikan bimbingan kepada masyarakat diangkat oleh pemerintah (negara) sebagai penyuluh agama honorer (PAH), kepada mereka diberikan uang ikatan silaturahmi, berupa honorarium. Nomenklatur berubah dari guru agama honorer menjadi penyuluh agama honorer berdasarkan keputusan yang terakhir tersebut.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag: Secara Hisab...
Kemenag: Secara Hisab 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada 31 Maret 2025
Link Livestreaming Sidang...
Link Livestreaming Sidang Isbat Idulfitri 2025
Sidang Isbat Idulfitri...
Sidang Isbat Idulfitri 2025 Digelar Sore Ini: Rukyatul Hilal di Semua Provinsi, Kecuali Bali
Koordinator Aksi Fitnah...
Koordinator Aksi Fitnah Menteri Agama Minta Maaf, Akui Aksinya Tidak Benar
Tingkatkan Skill Lulusan...
Tingkatkan Skill Lulusan PTKI, Kemenag Rancang Program Magang dan Carier Development Center
Kemenag Lepas Ratusan...
Kemenag Lepas Ratusan Peserta Program Mudik Gratis 1446 Hijriah
Diktis Kemenag Apresiasi...
Diktis Kemenag Apresiasi UIN Jakarta Masuk QS WUR
Festival Ramadan 2025,...
Festival Ramadan 2025, Kemenag Luncurkan Beasiswa hingga Distribusi 1 Juta Bingkisan
Kemenag Terbitkan Edaran...
Kemenag Terbitkan Edaran Masjid Buka 24 Jam selama Mudik Lebaran 2025
Rekomendasi
Pramono Longgarkan Syarat...
Pramono Longgarkan Syarat Jadi Pasukan Oranye: Minimal Lulus SD, Pertimbangkan Hapus Batas Usia
FIFA Yakin Indonesia...
FIFA Yakin Indonesia Pecah Rekor 88 Tahun Lolos Piala Dunia
Lebaran Hari Pertama,...
Lebaran Hari Pertama, Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ Macet Parah
Berita Terkini
PHK Massal dan Perlindungan...
PHK Massal dan Perlindungan Pekerja
7 jam yang lalu
Profil Mayjen TNI R...
Profil Mayjen TNI R Sidharta Wisnu Graha, Stafsus KSAD yang Dimutasi Jelang Lebaran 2025
7 jam yang lalu
Pratikno Silaturahmi...
Pratikno Silaturahmi Lebaran ke Jokowi: Tadi Cerita tentang Cucu-cucu
9 jam yang lalu
Kasih Palestina Salurkan...
Kasih Palestina Salurkan Bantuan Ramadan kepada 18.240 Warga Gaza dan Indonesia
9 jam yang lalu
Prabowo Unggah Momen...
Prabowo Unggah Momen Lebaran Bersama Titiek Soeharto dan Didit Hediprasetyo
11 jam yang lalu
Momen Open House Prabowo...
Momen Open House Prabowo bersama Pejabat di Istana Merdeka
11 jam yang lalu
Infografis
Asal-usul Yerusalem,...
Asal-usul Yerusalem, Kota Suci 3 Agama yang Penuh Konflik
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved