Temui Jokowi, Organisasi Purnawirawan TNI-Polri Bebaskan Anggota di Pilpres 2024
Senin, 22 Mei 2023 - 17:03 WIB
loading...
Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar bersama Ketua PPAU Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (22/5/2023). FOTO/MPI/RAKA DWI NOVIANTO
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar bersama perwakilan organisasi purnawirawan menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta Senin (22/5/2023) siang. Kepada Jokowi, Agum menyampaikan organisasi membebaskan kepada para purnawirawan memilih calon tertentu di Pilpres 2024.
"Kami sampaikan kepada Bapak Presiden bahwa para purnawirawan yang tergabung dalam organisasi ini, yang pertama dalam masalah pilpres, pemilu, sebagai organisasi, sebagai satu lembaga kami harus bersikap netral. Tetapi sebagai individu, sebagai individu anggota daripada organisasi ini kami beri kebebasan untuk memilih di 2024," kata Agum di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/5/2023).
Ikut menemani Agum Gumelar Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-AD (PPAD) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo dan Perhimpunan Purnawirawan TNI AU (PPAU) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto.
Baca juga: 2 Jam Pertemuan Tertutup dengan Purnawirawan Polri, Prabowo: Enggak Bicara Politik
Agum menegaskan, perbedaan pilihan harus bersifat sementara. Perbedaan pilihan di Pepabri harus berakhir setelah proses Pilpres 2024 usai.
"Kami sampaikan kepada Bapak Presiden bahwa para purnawirawan yang tergabung dalam organisasi ini, yang pertama dalam masalah pilpres, pemilu, sebagai organisasi, sebagai satu lembaga kami harus bersikap netral. Tetapi sebagai individu, sebagai individu anggota daripada organisasi ini kami beri kebebasan untuk memilih di 2024," kata Agum di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/5/2023).
Ikut menemani Agum Gumelar Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI-AD (PPAD) Letjen TNI (Purn) Doni Monardo dan Perhimpunan Purnawirawan TNI AU (PPAU) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto.
Baca juga: 2 Jam Pertemuan Tertutup dengan Purnawirawan Polri, Prabowo: Enggak Bicara Politik
Agum menegaskan, perbedaan pilihan harus bersifat sementara. Perbedaan pilihan di Pepabri harus berakhir setelah proses Pilpres 2024 usai.
Lihat Juga :