Survei Polmatrix, Elektabilitas Gerindra Tempel Ketat PDIP dan Nasdem Anjlok
Sabtu, 20 Mei 2023 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Persinggungan antara pemilu legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) semakin menemukan bentuknya. Identifikasi partai politik dengan calon presiden memberikan efek ekor jas (coattail effect) dalam hal sentimen positif maupun negatif.
"Ketika Ganjar menyuarakan penolakan kehadiran tim Israel pada Piala Dunia U20, publik menghukum dengan anjloknya elektabilitas PDIP," ucap Dendik.
Elektabilitas PDIP berpotensi terus menurun sehingga diputuskan untuk segera mencapreskan Ganjar. Strategi tersebut berhasil menahan tren pelemahan PDIP dan sedikit menghambat laju koalisi besar dengan poros Gerindra.
"Rencana partai-partai untuk bergabung guna mengimbangi poros PDIP tidak berjalan mulus," ungkap Dendik.
Golkar yang memimpin Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tengah merapat ke poros Gerindra dan PKB yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Elektabilitas Golkar bertengger pada peringkat ketiga sebesar 8,8%, sedangkan PKB 7,7%.
Sejumlah partai lainnya menyatakan keinginan bergabung dalam Koalisi Besar, di antaranya Partai Solidaritas Indonesia/PSI (5,8%). Lalu ada dua partai oposisi yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, yaitu Demokrat (8,2%) dan PKS (4,5%).
"Belakangan koalisi pengusung Anies menghadapi tantangan terbesar dengan penangkapan Sekjen Nasdem Johnny G Plate dalam skandal korupsi di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)," jelas Dendik.
"Ketika Ganjar menyuarakan penolakan kehadiran tim Israel pada Piala Dunia U20, publik menghukum dengan anjloknya elektabilitas PDIP," ucap Dendik.
Elektabilitas PDIP berpotensi terus menurun sehingga diputuskan untuk segera mencapreskan Ganjar. Strategi tersebut berhasil menahan tren pelemahan PDIP dan sedikit menghambat laju koalisi besar dengan poros Gerindra.
"Rencana partai-partai untuk bergabung guna mengimbangi poros PDIP tidak berjalan mulus," ungkap Dendik.
Golkar yang memimpin Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tengah merapat ke poros Gerindra dan PKB yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Elektabilitas Golkar bertengger pada peringkat ketiga sebesar 8,8%, sedangkan PKB 7,7%.
Sejumlah partai lainnya menyatakan keinginan bergabung dalam Koalisi Besar, di antaranya Partai Solidaritas Indonesia/PSI (5,8%). Lalu ada dua partai oposisi yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, yaitu Demokrat (8,2%) dan PKS (4,5%).
"Belakangan koalisi pengusung Anies menghadapi tantangan terbesar dengan penangkapan Sekjen Nasdem Johnny G Plate dalam skandal korupsi di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)," jelas Dendik.
Lihat Juga :