Petahana Pilkada 2020 Tak Boleh Jabat Ketua Gugus Tugas COVID-19

Rabu, 22 Juli 2020 - 20:12 WIB
loading...
Petahana Pilkada 2020...
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera dalam Webinar Fokus SINDO bertajuk Kampanye di Masa Pandemi, Rabu (22/7/2020). FOTO/CAPTURE/SINDOnews/RICO AFRIDO SIMANJUNTAK
A A A
JAKARTA - Kepala daerah yang mencalonkan diri kembali pada Pilkada 2020 ( petahana ) diminta menanggalkan jabatan sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di wilayah masing-masing. Pasalnya, jabatan gugus tugas itu dianggap bisa dimanfaatkan untuk elektoral.

"Enggak ada COVID-19 saja, incumbent (petahana) paslon pasti akan mengoptimalkan semua peluang ya," ujar Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera dalam Webinar Fokus SINDO bertajuk "Kampanye di Masa Pandemi", Rabu (22/7/2020).

Mardani mengungkapkan, saat ini belum dilakukan penetapan pasangan calon kepala daerah untuk Pilkada 2020, sehingga petahana yang memanfaatkan bantuan sosial (Bansos) COVID-19 untuk kampanye tidak bisa ditindak. Karena itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta membuat surat edaran imbauan kepada kepala daerah petahana untuk tidak menggunakan jabatan masing-masing dalam upaya memenangkan Pilkada. Dan surat imbauan itu, kata dia, sudah dibuat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (Baca juga: Ingin Gunungsitoli Maju, Perindo Labuhkan Dukungan ke Laso )

"Bahkan saya pribadi mendesak waktu rapat dengan Kemendagri, agar selama sang incumbent sudah ditetapkan sebagai calon, dia dicopot dari jabatan ketua gugus tugas COVID-19, walaupun sekarang gugus tugasnya sudah hilang. Tetapi ke bawahnya belum dirapihkan, boleh jadi lebih kuat lagi," katanya.

Sebab, kata dia, saat ini masalah ekonomi dan kesehatan dijadikan satu dalam Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. "Makanya usul saya semua incumbent dicopot dari ketua gugus tugas tingkat provinsi atau kabupaten kota, diganti Plt yang lain," katanya.(Baca juga: Pilkada di Tengah Pandemi, KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara dengan Protokol Kesehatan )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Wacana Pilkada lewat...
Wacana Pilkada lewat DPRD, Pengamat: Akibat Biaya Politik Tinggi
Tahapan Pemilu 2029...
Tahapan Pemilu 2029 Dimulai Tahun Depan, DPR Targetkan RUU Pilkada Rampung 2026
Bertemu Prabowo, Cak...
Bertemu Prabowo, Cak Imin: PKB dari Dulu Inginkan Pilkada melalui DPRD
Bertemu Prabowo, Siti...
Bertemu Prabowo, Siti Zuhro Beri Masukan tentang Sistem Pilkada
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Demo Rusuh Guncang Georgia,...
Demo Rusuh Guncang Georgia, Massa Serbu Istana Presiden
Partai Perindo Papua...
Partai Perindo Papua Selatan Apresiasi MK Tolak Gugatan Hasil PSU Pilkada, Hendrikus Mahuze: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!
Ketua KPU Banten Sebut...
Ketua KPU Banten Sebut Penerapan Open Government Data Dukung Pemilu Berkualitas
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved