Tangkal Ideologi Khilafah di Banten

Sabtu, 13 Mei 2023 - 17:08 WIB
loading...
A A A
Masalah lainnya adalah belum terbentuknya kultur berpikir kritis dan masih terkungkung dalam alam pikir mistik. Masalah sosial ekonomi yang menghimpit mereka, seperti pembangunan yang tidak merata, kesulitan ekonomi dan lapangan kerja, bagi mereka adalah disebabkan faktor mitos-teologis karena tidak menerapkan hukum Allah. Mereka berpikir karena pemerintah tidak menerapkan hukum Allah maka masyarakat Banten hidupnya terpuruk. Mereka belum berpikir bahwa keterpurukan ekonomi dan pembangunan adalah akibat sistem dan kultur yang dipertahankan mereka sendiri.

Khilafah pada dasarnya tidak akan merubah nasib masyarakat Banten. Khilafah adalah mimpi dan obsesi di bawah alam sadar yang terus dijejalkan kepada generasi muda masyarakat Banten. Mereka harus kita sadarkan dengan cara menolak segala haluan yang mengusung ideologi Khalifah di tanah jawara Banten.

Masyarakat Banten perlu dikenalkan kembali tentang budaya dan pemikiran visioner pendiri kerajaan Islam Banten. Para sultan Banten dahulu tidak pernah mendeklarasikan negara Islam atau khilafah. Ada bukti otentik berupa poto dan gambar masa kecil Sultan Abul Maali Ahmad (ayah Sultan Ageng Tirtayasa) ketika beliau dikhitan/disunat. Latar belakang gambar beliau ketika disunat tampak gambar patung Shiwa.

Hal ini menunjukkan bahwa kalau kesultanan Banten mengusung sistem khilafah maka pasti tidak ada arca Shiwa di dalam istana. Tapi, arca Shiwa masih dibiarkan ada, di mana hal ini menunjukkan bahwa Sultan Banten dari jaman Maulana Hasanuddin sampai Sultan Abul Maali masih mempertanyakan budaya masyarakat Sunda, khususnya.

Pengetahuan semacam ini semestinya dikenalkan kembali kepada masyarakat Banten, supaya mereka tidak melupakan sejarah dan tercerabut dari kultur-budaya yang telah dibangun pada pendahulu mereka.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
BPIP: Kembalikan Koperasi...
BPIP: Kembalikan Koperasi ke Khitah Ekonomi Pancasila
Pengamat Dorong Densus...
Pengamat Dorong Densus 88 Selidiki Profil Keluarga 68 Anak yang Terpapar Ideologi Ekstrem
Dukung Soeharto Jadi...
Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Relawan Exponen 08: Jasanya Dirasakan Rakyat
Kemenko Polkam: Sinergi...
Kemenko Polkam: Sinergi Lintas Sektor Kunci Perkuat Nilai-nilai Pancasila
Pancasila Ampuh Tangkal...
Pancasila Ampuh Tangkal Propaganda Formalisasi Agama
UP Bentuk LPIP untuk...
UP Bentuk LPIP untuk Kawal Implementasi Nilai Pancasila di Kampus
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
BPIP Gandeng LPM Riau...
BPIP Gandeng LPM Riau Perkuat Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat
Rekomendasi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved