Waspada, Media Sosial Dapat Memicu Perilaku Menyimpang

Jum'at, 12 Mei 2023 - 21:54 WIB
loading...
Waspada, Media Sosial...
Masyarakat diminta bijak dalam bermedsos karena media sosial dapat memicu perilaku menyimpang berupa self harm. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Media digital telah menjadi sarana untuk berkomunikasi dan mengenal dunia lebih luas. Meski demikian, penggunaan media sosial juga dapat menjadi sarana munculnya perilaku menyimpang, salah satunya keinginan melukai diri sendiri atau self-harm.

Berdasarkan kajian yang dilakukan Wilkinson pada 2012 diperkirakan 20% remaja di seluruh dunia pernah melukai dirinya sendiri dengan sengaja. Sedangkan salah satu alasan perilaku self-harm adalah upaya untuk mengalihkan rasa sakit batin, dengan cara melukai diri sendiri.

Hal itu terungkap dalam Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) yang mengangkat topik ”Tren Self Harm di Media Sosial" yang diselenggarakan Kominfo bersama GNLD Siberkreasi.

Baca juga: Polisi Cepat Viral di Medsos, Kapolda Metro Jaya: Hati-hati Bertingkah

Menurut Psikolog, Anastasia Satrio jika dalam pikiran muncul keinginan untuk melukai diri sendiri maka seseorang harus belajar mengenali emosi dalam diri sehingga emosi dapat dikelola dengan lebih sehat.

“Ada beragam cara untuk kita bisa menenangkan emosi. Misalnya, dengan Magic finger. Jadi kalau kita ngerasa cemas, kita pegang tangan yang misalnya salah satu tangan ini untuk tarik nafas 10 menit atau 2 menit gitu,” ungkap Anastasia, Jumat (12/5/2023).

Baca juga: Anggota DPR Ajak Warga Bijak Bermedsos: Saring Sebelum Sharing

Sedangkan Into The Light Indonesia Yosafat Kevin sebagi komunitas pencegahan bunuh diri, jika perilaku menyakiti diri ini dipamerkan di media sosial, maka dapat mengakibatkan efek domino, karena ada kecenderungan mengajak orang lain juga mengikuti perilaku self-harm. Saat ini, perilaku self harm atau self injuri ini, marak dilakukan oleh anak usia muda yang merasa harus mengikuti tren tertentu karena takut dianggap ketinggalan zaman atau fear of missing out.

Usia remaja menjadi rentan, karena usia remaja mulai masuk fase memiliki emosi yang lebih kompleks. Bahkan, terkadang emosi yang dirasakan juga cepat sekali berubah. Karena itu, menggunakan media sosial dengan bijak, dan mampu mengontrol penggunaan media sosial, dengan cara mengikuti sosial media dengan konten-konten yang positif.

“Memberikan edukasi kepada orang lain memang harus diawali dari diri kita sendiri. Apakah kita sudah siap secara energi, emosional, dan pengetahuan kita untuk memberikan satu intervensi kepada orang lain. Supaya kita tidak terpengaruh,” ucapnya.

Tak hanya itu, melakukan terapi diri dengan menyaring informasi yang dibaca di media sosial juga harus dilakukan. Karena itu, ketika menemukan suatu konten yang tidak bertanggung jawab di media sosial, maka mengatur respons terhadap konten yang dibaca atau ditontong juga harus dilakukan.

Mental Health Content Creator Irwantja mengatakan, perlu ketahanan diri yang baik di era media sosial ini. “Belajar tentang batasanku sendiri jadi penting untuk tahu kapan kita berani untuk bisa atau punya kapasitas merespons ketika ada konten atau mungkin orang lain yang approach kita terkait masalah dia yang mungkin pastinya nggak menyenangkan dan apalagi dalam konteks self-harm” ujar Irwan.

Menurut Irwan, jika dirasa tidak mampu membaca atau merespons konten negatif maka sebaiknya dihindari, salah satunya dengan cara mengenali fungsi-fungsi pengamanan di akun sosial media yang digunakan. “Dan memahami seberapa rentan kita terhadap konten-konten yang berseliweran di media sosial,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved