Pemerintah Diminta Percepat Produksi Massal Ventilator

Rabu, 29 April 2020 - 07:20 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Percepat...
Karyawan menunjukkan penggunaan Pindad Ventilator Resusitator Manual (VRM) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Kalangan DPR meminta pemerintah mempercepat produksi massal alat kesehatan (alkes) ventilator untuk kebutuhan penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Saat ini ada dua perusahaan dalam negeri yang siap memproduksi alkes tersebut, yakni PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan PT Pindad. “Salah satu yang darurat dari pasien Covid-19 adalah kesulitan bernapas. Nah, kita dorong pemerintah memaksimalkan sumber daya dalam negeri untuk memproduksi ventilator untuk pemenuhan dalam negeri,” kata anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay saat dihubungi kemarin.

Menurut dia, kualitas ventilator buatan anak bangsa itu tidak perlu diragukan kualitasnya. Apalagi, perusahaan tersebut telah memproduksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang kualitasnya diakui dunia. “Ini saatnya perusahaan dalam negeri menunjukkan kiprah dan kontribusinya untuk negara,” terang Wakil Ketua Fraksi PAN DPR ini.

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah menyinggung soal pernyataann Presiden Jokowi yang meminta bantuan ke Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membantu Indonesia dalam pengadaan ventilator.

Saleh menilai langkah tersebut cukup baik, tapi dia mengingatkan bahwa Amerika Serikat sedang dihadapkan masalah yang luar biasa besar untuk menangani Covid-19, karena tingkat penyebarannya paling tinggi di dunia. Tentu AS pun pasti akan membutuhkan ventilator dalam jumlah banyak.

“Covid-19 merupakan pandemi global dan negara-negara lain berupaya mendapatkan ventilator. Persediaan di pasar internasional sangat terbatas. Sementara produsen-produsen itu pasti mengutamakan kebutuhan dalam negerinya masing-masing,” ujarnya.

Atas dasar alasan itu, Saleh meminta pemerintah tidak ragu memaksimalkan potensi perusahaan dalam negeri. Apalagi menurut keterangan Kemenkes, ventilator merupakan salah satu kebutuhan mendesak dalam penanganan Covid-19 bagi pasien yang positif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Berita Terkini
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved