Menteri Bahlil Bilang Approval Jokowi Tertinggi di Antara Pemimpin Dunia
Minggu, 30 April 2023 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, Presiden Jokowi sangat detail sekali. “Dulu waktu 6 persen, kita rapat kabinet, Pak Jokowi minta kita detailkan sumber-sumber kontribusi inflasi. Waktu itu termasuk minyak. Ternyata setelah dicek adalah bahan pokok. Lalu, Presiden Jokowi buat formulasi bahwa pengendalian inflasi tidak hanya mengandalkan regulasi di BI," tuturnya.
Adapun cara Jokowi dalam mengendalikan harga adalah meminta pemerintah daerah (pemda) turut berperan dalam mengendalikan inflasi yang dipengaruhi melonjaknya harga bahan pangan. Dia memberikan contoh dengan menyubsidi ongkos logistik agar harga bawang merah di sentra produksi Brebes sama dengan di Lampung yang sedang melonjak.
"Dengan begitu, harga yang didapatkan di satu daerah relatif sama dengan daerah asal kebutuhan pokok tersebut. Harga menjadi terkendali dan stabil," imbuhnya.
Kemudian, yang menarik bahwa biaya subsidi transportasi angkutan bahan pokok nilainya kecil. Namun, kata Bahlil, dampaknya sangat besar dan meluas. Diketahui, selama Jokowi menjadi presiden, dibentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di bawah komando Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Instrumen ini yang memonitor inflasi di daerah-daerah, sehingga begitu terdeteksi potensi inflasi, maka subsidi transportasi mampu mengendalikannya. "Inilah yang menjelaskan kenapa inflasi relatif terkendali, harga-harga kebutuhan pokok terkendali dan disebut sebagai tekan inflasi ala Jokowi. Karena ini yang telah dilakukan presiden, bekerja sama dengan jajarannya bahkan sampai di daerah-daerah," pungkasnya.
Adapun cara Jokowi dalam mengendalikan harga adalah meminta pemerintah daerah (pemda) turut berperan dalam mengendalikan inflasi yang dipengaruhi melonjaknya harga bahan pangan. Dia memberikan contoh dengan menyubsidi ongkos logistik agar harga bawang merah di sentra produksi Brebes sama dengan di Lampung yang sedang melonjak.
"Dengan begitu, harga yang didapatkan di satu daerah relatif sama dengan daerah asal kebutuhan pokok tersebut. Harga menjadi terkendali dan stabil," imbuhnya.
Kemudian, yang menarik bahwa biaya subsidi transportasi angkutan bahan pokok nilainya kecil. Namun, kata Bahlil, dampaknya sangat besar dan meluas. Diketahui, selama Jokowi menjadi presiden, dibentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di bawah komando Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Instrumen ini yang memonitor inflasi di daerah-daerah, sehingga begitu terdeteksi potensi inflasi, maka subsidi transportasi mampu mengendalikannya. "Inilah yang menjelaskan kenapa inflasi relatif terkendali, harga-harga kebutuhan pokok terkendali dan disebut sebagai tekan inflasi ala Jokowi. Karena ini yang telah dilakukan presiden, bekerja sama dengan jajarannya bahkan sampai di daerah-daerah," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :