Jazz dan Pilpres

Minggu, 30 April 2023 - 15:18 WIB
loading...
A A A
Indonesia saat ini mulai masuk tahun politik, antara lain akan ada pemilihan presiden (Pilpres) dimana gesekan antara kelompok cenderung terjadi. Jika kita belajar dari filosofi jazz maka ketegangan dapat dikelola menjadi sesuatu yang positif. Ketegangan yang muncul karena perbedaan dalam jazz hanya bersifat sesaat, ketika antara musisi menunjukkan keahliannya dalam berimprovisasi. Improvisasi yang berbeda dalam jazz menghasilkan keindahan sehingga dapat dinikmati para penonton (rakyat) dan bermanfaat.

Cermati, usai para musisi jazz beradu keahlian (bicara) melalui alat musik masing-masing, setelah coda (lagu selesai) mereka saling tertawa. Ini tidak ubahnya dengan politisi yang beradu gagasan ketika memainkan lagu "pilpres" yang tetap menghormati pihak lain menjaga suasana harmonis sehingga dapat dinikmati rakyat. Seperti musik jazz yang main di panggung untuk penonton para politisi pun hadir di panggung politik untuk rakyat.

Dalam festival musik jazz di manapun diselenggarakan yang muncul adalah pemandangan para musisi dari berbagai dunia dengan budaya berbeda berkumpul berdiskusi. Mereka duduk di lobi hotel, di kedai kopi sekitar festival dan lainnya saling berkenalan berbagi pengalaman secara akrab. Malam hari mereka "bertarung" dalam bentuk koalisi band di panggung-panggung yang disediakan panitia merebut hati rakyat untuk menonton keahlian mereka. Siapa dapat tepuk tangan meriah maka ia dapat bintang (presiden).

Keindahan musik jazz sebagai musik yg demokratis kitab harapkan dapat direnungkan para politisi yang sebentar lagi naik panggung pertunjukan memainkan lagu pilpres. Memang, pertanyaannya seberapa banyak politisi kita mendengarkan musik jazz? Semoga Pilpres di Indonesia damai seperti kedamaian dalam jazz.
Selamat Hari Jazz Dunia!
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Keluarga Presiden dan...
Keluarga Presiden dan Wapres Dilarang Maju Pilpres, DPR: Setiap Warga Negara Punya Hak Dipilih
MK Diminta Larang Keluarga...
MK Diminta Larang Keluarga Presiden dan Wapres Ikut Pilpres, PKS: Bagus juga untuk Pilkada
Keluarga Presiden dan...
Keluarga Presiden dan Wapres Dilarang Maju Pilpres, PDIP: Tidak Ada Dasar Konstitusinya
Daftar Lengkap Wapres...
Daftar Lengkap Wapres RI sejak Pilpres 2004, Tidak Ada yang Menjabat 2 Periode Berturut-turut
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Rekomendasi
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Berita Terkini
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved