Copot Tiga Jenderal, Langkah Kapolri Jaga Kepercayaan Mayarakat

Selasa, 21 Juli 2020 - 16:02 WIB
loading...
Copot Tiga Jenderal,...
Wasekjen LIRA, Varhan Abdul Aziz menilai langkah Kapolri mencopot tiga jenderal yang diduga terlibat dalam kasus Djoko Tjandra menjaga kepercayaan masyarakat pada Polri. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Djoko Sugiarto Tjandra kembali menggemparkan Tanah Air. Setelah 11 tahun buron, terpidana kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu tiba-tiba muncul untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Djoko Tjandra diduga melibatkan tiga jenderal Polri untuk menerbitkan surat jalan dan penghapusan red notice Interpol.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) LIRA, Varhan Abdul Aziz mengatakan, dugaan keterlibatan 2 perwira tinggi polisi berpangkat Brigjen dan satu lagi Irjen menjadi pukulan berat bagi institusi Polri. Upaya Polri dalam memperbaiki citra di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Idham Aziz, tercoreng dengan dugaan keterlibatan ketiganya.

Untungnya, kata Varhan, Kapolri cepat mencopot ketiga perwira tinggi polisi tersebut dari jabatannya. Brigjen Pol Prasetijo Utomo dimutasi dari Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Rokorwas PPNS) Bareskrim Mabes Polri menjadi perwira tinggi Pelayanan Markas Mabes Polri. Prasetijo dituding mengeluarkan surat jalan untuk Djoko Tjandra tanpa seizin pimpinan.(Baca juga: Rontoknya Tiga Jenderal Polisi dalam Skandal Djoko Tjandra )

Kemudian Kepala Divisi Hubungan Internasional Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dimutasi menjadi analis kebijakan utama Inspektorat Pengawasan Umum Polri dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Nugroho Slamet Wibowo dimutasi menjadi analis kebijakan utama bidang Jianbang Lemdiklat Polri. Keduanya diduga melanggar kode etik terkait kedatangan Djoko Tjandra ke Indonesia.

"Adalah langkah sangat tepat, melakukan pencopotan jabatan kepada anggota yang diduga kuat terlibat, karena dengan itu, kepercayaan masyarakat akan terjaga, paling tidak, mereka tidak kehilangan kepercayaan kepada Polri yang sedang berusaha semakin humanis," kata Varhan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2020).

Menurut Varhan, mencopot tiga jenderal sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut adalah bukti komitmen penegakan hukum Kapolri. "Tidak pandang bulu dalam menertibkan anggota yang berkasus dan melanggar kode etik adalah bukti Jenderal Idham benar-benar tidak kaleng-kaleng seperti istilah yang sering disampaikan beliau," ujarnya.

Alumnus Magister Ketahanan Nasional Universitas Indonesia (UI) ini sangat menyayangkan tindakan para jenderal yang merusak jalan hidupnya. Sebab, untuk mencapai pangkat bintang, seseorang harus melewati proses panjang dari mulai pendidikan, penilaian, kecakapan, keteladanan, tour of duty serta prestasi dan keberanian dalam pelaksanaan tugas. (Baca juga: Tak Hadir Sidang, Djoko Tjandra Tulis Surat dari Malaysia )

"Pencopotan ini juga jadi peringatan keras agar seluruh Bhayangkara di jenjang kepangkatan mana pun selalu melakukan tugasnya dengan benar. Tidak ada personel yang tidak tergantikan," katanya.

Varhan juga mengapresiasi statement Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan tak ragu menyikat siapa pun, termasuk teman seangkatannya, bila terbukti terlibat dalam kasus Djoko Chandra. "Apabila terbukti bersalah, siapa pun oknum yang terlibat bukan hanya dicopot, tapi harus ditindak proses hukum. Hanya dengan cara ini masyarakat tidak akan kehilangan kepercayaan kepada Polri," ujarnya.

Ia mengingatkan pernyataan Kapolri agar diresapi oleh seluruh anggota kepolisian, bahwa polisi berbuat baik saja masih sering dianggap salah, apalagi berbuat salah. Karena itu, menurut Varhan, Polri perlu lebih menunjukkan prestasinya agar diketahui oleh masyarakat. Seperti penangkapan buronan perkara pembobolan Bank BNI senilai Rp1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa, yang juga melibatkan Polri dalam upaya esktradisi dari Serbia.

"Kami berharap seluruh anggota Polri berkomitmen menjaga nama baik institusi dengan kinerja maksimal. Kalau semua polisi mengamalkan Tri Brata dan Catur Prasetya, aman sudah negara," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved