Profil Thomas Djamaluddin, Profesor BRIN yang sebut Muhammadiyah Tidak taat Pemerintah

Kamis, 27 April 2023 - 17:20 WIB
loading...
Profil Thomas Djamaluddin,...
Lulus dari Kyoto University, karier Thomas Djamaluddin mulai menanjak. Foto/facebook Thomas Djamaluddin
A A A
JAKARTA - Thomas Djamaluddin sedang menjadi buah bibir banyak oran. Pernyataannya bahwa Muhammadiyah tidak taat pemerintah terkait perbedaan Idulfitri menuai banjir kritik.

Dalam komentarnya melalui akun Facebook, Thomas mengungkapkan bagaimana ormas Islam ini tidak bersedia mengikuti keputusan pemerintah dan malah meminta difasilitasi untuk melaksanakan salat Idulfitri.

Berkat komentarnya itu, Thomas langsung dirundung kritik dari berbagai pihak yang menyayangkan seorang Profesor tidak memiliki rasa toleransi antar sesama agama.

Kasus ini juga membuat nama Thomas Djamaluddin naik ke permukaan dan mulai banyak orang yang penasaran akan sosoknya.

Baca juga: Muhammadiyah: Postingan Thomas Djamaluddin Tendensius dan Cenderung Menyerang

Profil Thomas Djamaluddin

Thomas Djamaluddin lahir pada 23 Januari 1962 di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Meski begitu, dia justru menghabiskan masa sekolah SMP dan SMA di Cirebon, Jawa Barat.

Usai lulus SMA, Thomas melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung, mengambil jurusan Astronomi, hingga lulus pada 1986.

Setelah itu, Thomas sempat bekerja di LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) Bandung menjadi peneliti antariksa.

Seetelah itu, Thomas mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri, tepatnya di Kyoto University pada 1988. Usai mendapat gelar S2 Astronomi di tahun 1991, dia kembali melanjutkan pendidikan di universitas yang sama untuk mendapat gelar doktornya pada 1994.

Semasa studi di Jepang Thomas Djamaluddin pernah mengembangkan aplikasi falak dalam bidang hisab rukyat. Atas permintaan teman-teman mahasiswa muslim di Jepang dibuatlah program jadwal sholat, arah kiblat, dan konversi kalender.

Lulus dari Kyoto University, karier Thomas Djamaluddin mulai menanjak. Dia sempat ditunjuk sebagai Kepala Unit Komputer Induk (Eselon IV) di LAPAN tahun 1999.



Pada tahun 2001, jabatannya naik menjadi Kepala Bidang Matahari dan Antariksa (Eselon III), dan pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim (Eselon II) tahun 2007.

Selain itu, dia juga pernah dipercaya sebagai Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika, LAPAN di tahun 2009. Sampai Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan, LAPAN tahun 2011.

Hingga pada 2014, Thomas dilantik untuk menjadi Ketua LAPAN sampai tahun 2021. Dia juga didapuk sebagai Dosen/Pembimbing Program Magister dan Doktor Ilmu Falak, IAIN/UIN Walisongo Semarang berkat keilmuannya.

Saat ini Thomas tengah berstatus sebagai Peneliti Ahli Utama (Profesor Riset) Astronomi dan Astrofisika di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Lembaga Falakiyah PBNU...
Lembaga Falakiyah PBNU Rilis Data Hilal, Iduladha Berpotensi Serentak 27 Mei 2026
Muhammadiyah Iduladha...
Muhammadiyah Iduladha 27 Mei 2026, Pemerintah Sidang Isbat 17 Mei
Muhammadiyah Terbitkan...
Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Pramono Sebut Modernisasi...
Pramono Sebut Modernisasi Halalbihalal Dilakukan oleh Muhammadiyah
Gubernur Pramono Ungkap...
Gubernur Pramono Ungkap Modernisasi Halal Bihalal oleh Muhammadiyah
Jemaah Salat Idulfitri...
Jemaah Salat Idulfitri di Muhammadiyah Menteng Membeludak ke Jalan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin
Rekomendasi
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
Berita Terkini
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved