Survei Indikator Sebut Sebagian Besar Publik Ingin RUU HIP Dihentikan

Selasa, 21 Juli 2020 - 13:59 WIB
loading...
Survei Indikator Sebut...
Mayoritas publik menginginkan agar Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut atau dihentikan pembahasannya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mayoritas publik menginginkan agar Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dicabut atau dihentikan pembahasannya. Hal tersebut merupakan salah satu kesimpulan dari survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang diumumkan hari ini.

Dari survei yang dilakukan 13-16 Juli 2020 itu, sebanyak 71,6% responden mengaku tidak mengetahui RUU HIP. Sedangkan responden yang mengaku mengetahui RUU HIP hanya 28,4%. (Baca juga: RUU HIP Mestinya Ditarik Dulu dari Prolegnas, Baru Ajukan RUU BPIP)

Mayoritas yang tahu menilai RUU HIP merupakan upaya merubah Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila, 53.5%. Sedangkan 21,3% responden yang tahu menilai RUU HIP tidak merubah Pancasila. "Mayoritas yang tahu menilai sebaiknya RUU HIP dicabut atau dihentikan pembahasannya, 68.7%," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam jumpa pers secara daring, Selasa (21/7/2020).

Sedangkan yang meminta RUU HIP itu dilanjutkan hanya 15,7% responden. "Terlepas PDI Perjuangan punya persepsi tidak mengubah (Pancasila-red), tetapi publik, dari yang tahu RUU HIP, itu menganggap ada perbedaan," ungkapnya. (Baca juga: PKS: RUU HIP dengan RUU BPIP Adalah Dua Produk Hukum Berbeda)

Adapun survei ini dilakukan dengan cara menelepon responden. Jumlah sampel yang dipilih secara acak untuk ditelepon sebanyak 5.872 data, dan yang berhasil diwawancarai dalam durasi survei yaitu sebanyak 1.200 responden. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved