GP Ansor: Indonesia Butuh Sosok Pengalaman Dampingi Ganjar Pranowo

Senin, 24 April 2023 - 00:16 WIB
loading...
GP Ansor: Indonesia...
Capres 2024 dari PDIP Ganjar Pranowo. Diketahui, saat ini Ganjar menjabat Gubernur Jateng. Foto: Dok MPI
A A A
JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor menilai untuk menghadapi tantangan besar bangsa ke depan, Indonesia sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin bangsa yang memiliki pengalaman dan berkredibilitas tinggi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas meyakini Indonesia akan mampu menjawab situasi ini karena memiliki stok pemimpin yang begitu melimpah. Selain mengukir banyak prestasi, mereka telah terbukti berpengalaman dan memiliki reputasi tinggi bahkan hingga level internasional.

"Kita bersyukur bangsa ini melahirkan banyak pemimpin sangat mumpuni dan berintegritas seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, Ridwal Kamil. Saya optimistis pada Pilpres 2024 mereka tepat jika diberi amanah dari rakyat untuk menjawab tantangan bangsa ini ke depan," ujar Gus Yaqut di Jakarta, Minggu (23/4/2023).

Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat (21/4/2023) juga disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok-sosok yang tepat untuk dipasangkan dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Pernyataan Jokowi ini disampaikan kepada wartawan sehari setelah PDIP resmi menetapkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Menurut dia, nama-nama yang disebut Presiden Jokowi memiliki banyak prestasi sebagai modal memimpin bangsa ke depan. Dia mencontohkan, Erick Thohir yang sarat pengalaman baik di pemerintahan atau luar pemerintahan. Erick yang juga kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bisa mengemban beberapa tugas besar negara dengan sangat baik, berkolaborasi dengan banyak pihak dan bervisi luas.

"Seperti Erick yang juga kader Banser. Rekam jejaknya selama ini sudah terbukti dan tak perlu diragukan lagi. Potensi dan keunggulan inilah yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia di tengah tantangan saat ini. Saya sangat meyakini jika beliau maju bersama Ganjar maka jadi pasangan yang ideal karena ada chemistry dan bisa saling melengkapi," ungkapnya.

Menurut Gus Yaqut, ada banyak kelebihan yang dimiliki Erick Thohir. Di antaranya sebagai pemimpin muda yang menorehkan banyak prestasi baik di level nasional maupun internasional. Keunggulan lain Erick adalah penguasaannya di bidang ekonomi yang tak diragukan lagi.

Bahkan selama menakhodai BUMN, Erick banyak membuat terobosan berani seperti holdingisasi perusahaan milik negara dan menutup BUMN yang terus membebani negara.

"Kita semua bisa merasakan BUMN-BUMN sekarang makin sehat. Cara kerja berani melakukan terobosan besar inilah yang dibutuhkan Indonesia menghadapi tantangan ekonomi ke depan yang kian besar seperti ancaman resesi, dampak pandemi, efek perang dan sebagainya. Di bidang olahraga Erick juga mumpuni," katanya.

Tokoh lain yang juga potensial, GP Ansor menilai sosok seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, dan Mahfud MD juga bisa menjadi cawapres Ganjar. Mereka semua adalah sosok yang sudah terbukti mampu sebagai pemimpin.

"Beliau-beliau politisi yang matang dan juga berpengalaman di pemerintahan. Seperti Sandi juga ahli ekonomi dan taktis, demikian juga Pak Mahfud sosok pemimpin senior yang berani dan bersih," ujar Gus Yaqut.

GP Ansor berharap Pilpres 2024 melahirkan pemimpin bangsa yang berkualitas, bervisi luas dan tangguh. GP Ansor optimistis Indonesia bisa maju karena memiliki banyak stok pemimpin yang berkualitas dan berpengalaman.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Ketum GP Ansor Canangkan...
Ketum GP Ansor Canangkan Tahun Pembangunan SDM dan Kaderisasi Susbanpim di Semarang
Kenang Peran Ulama NU,...
Kenang Peran Ulama NU, GP Ansor Gowes Bangkalan-Jombang di Harlah ke-92
Kader PMII dan KOPRI...
Kader PMII dan KOPRI Pandeglang Istigasah Doakan Gus Yaqut
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Jangan Cuma Istri, Suami...
Jangan Cuma Istri, Suami Juga Harus Periksa Kesuburan saat Program Hamil
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved