Pemerintah Harus Disiplinkan Masyarakat agar Terapkan Protokol Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2020 - 10:27 WIB
loading...
Pemerintah Harus Disiplinkan...
PB IDI mengimbau masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jumlah orang terpapar Covid-19 selalu di atas 1.500 orang per harinya beberapa pekan ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Jumlah orang yang terpapar Covid-19 selalu di atas 1.500 orang per harinya dalam beberapa pekan ini.

(Baca juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Jalani Uji Klinik Tahap Tiga)

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 20 Juli 2020, jumlah orang yang terpapar Covid-19 88.214 dan sebanyak 4.239 orang meninggal dunia. Ketua Satgas PB IDI Zubairi Djoerban mengungkapkan, penularan virus yang masih tinggi di Indonesia ini karena perilaku masyarakatnya yang tak patuh pada protokol kesehatan.

Peningkatan kasus positif Covid-19 ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Virus Sars Cov-II ini mudah sekali menular. Beberapa negara yang abai terhadap bahaya Covid-19, seperti Brazil, mengalami lonjakan kasus yang signifikan.

(Baca juga: Kasus Covid-19 Lampaui China, Reisa Bilang Jangan Bandingkan Angka)

Zubairi menerangkan Brazil itu dari satu juta orang ke dua juta orang positif Covid-19 tidak sampai dua bulan. "Atas dasar perubahan pengetahuan (adanya penularan) airborne itu, kita belajar dari banyak negara lain. Kita harus belajar lebih ketat," tegasnya saat dihubungi SINDOnews, Senin (20/7/2020)

Dia mendorong pemerintah, melakukan pendisiplinan untuk mengubah perilaku agar masyarakat aman dan tidak tertular Covid-19. "Nantinya, setelah masyarakat patuh dengan menerapkan penggunaan masker, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan, itu perlu terus diawasi oleh pemerintah," ujarnya.

Di sisi lain, penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah selama ini tak henti-hentinya dihujani kritik. Yang terbaru pemerintah mengubah istilah untuk orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan positif. Sekarang, Kementerian Kesehatan menggunakan istilah suspect, probable, dan confirm.

"Mungkin agak membingungkan untuk sebagian besar masyarakat. Tujuannya, bukan untuk masyarakat. Kalau masyarakat yang utama itu bagaimana berperilaku sehat dan new normal. Saya kira itu arahnya agar lebih mudah dikomunikasikan ke negara-negara lain," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Sony Sonjaya Bungkam...
Sony Sonjaya Bungkam Jelang Diperiksa Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved