Menlu Sebut Korban Meninggal Akibat Konflik Bersenjata di Sudan Capai 300 Orang
Kamis, 20 April 2023 - 15:26 WIB
loading...
A
A
A
"Titik pertempuran juga terjadi di markas RFS, salah satunya berada di dekat Universitas Internasional Afrika, di mana banyak WNI bertempat tinggal," tambahnya.
Begitu terjadi konflik militer, Menlu mengatakan, Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengeluarkan pernyataan keprihatinan serta seruan damai dan menekankan keselamatan warga sipil harus terus menjadi prioritas.
"Sampai saat ini situasi di Sudan tidak membaik dan bahkan cenderung terjadi eskalasi," tuturnya.
Menlu menjelaskan, beberapa upaya gencatan senjata belum membuahkan hasil. "Kita tahu tanpa jeda kemanusiaan distribusi bahan pangan dan juga operasional rumah sakit akan terhambat. Kondisi ini dapat menyebabkan bencana kemanusiaan yang lebih buruk," ungkapnya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum, kata Retno, telah melakukan berbagai upaya untuk melakukan evakuasi WNI menuju ke safe house dan juga memberikan bantuan logistik untuk WNI.
Begitu terjadi konflik militer, Menlu mengatakan, Kementerian Luar Negeri Indonesia telah mengeluarkan pernyataan keprihatinan serta seruan damai dan menekankan keselamatan warga sipil harus terus menjadi prioritas.
"Sampai saat ini situasi di Sudan tidak membaik dan bahkan cenderung terjadi eskalasi," tuturnya.
Menlu menjelaskan, beberapa upaya gencatan senjata belum membuahkan hasil. "Kita tahu tanpa jeda kemanusiaan distribusi bahan pangan dan juga operasional rumah sakit akan terhambat. Kondisi ini dapat menyebabkan bencana kemanusiaan yang lebih buruk," ungkapnya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Khartoum, kata Retno, telah melakukan berbagai upaya untuk melakukan evakuasi WNI menuju ke safe house dan juga memberikan bantuan logistik untuk WNI.
Lihat Juga :