Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Turun Dampak Piala Dunia U-20, Gerindra Naik
Senin, 17 April 2023 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hasil Survei Sebut PDIP Turun, Dua Partai Ini Malah Melesat
Turunnya elektabilitas, Hatta menambahkan, tidak bisa dipandang sebagai fenomena sesaat. "Piala Dunia U20 menjadi game changer bagi perubahan peta politik, di mana terjadi pergeseran magnet politik dari PDIP ke koalisi besar pendukung Prabowo Subianto," jelas Hatta.
Hal itu tecermin dari naiknya elektabilitas baik Gerindra maupun Prabowo, dan sebaliknya PDIP dan Ganjar turun. "Tidak menutup kemungkinan, Gerindra bisa menggeser PDIP dalam peta elektabilitas partai politik ke depan," ungkap Hatta.
Dampak lanjutannya, posisi tawar PDIP jadi menurun ketika muncul wacana untuk bergabung ke dalam koalisi besar. "Keinginan PDIP untuk mendapatkan jatah calon presiden bisa kandas, seiring menguatnya Gerindra dan Prabowo," lanjut Hatta.
Koalisi besar yang berpeluang mengusung Prabowo sebagai capres juga beranggotakan antara lain Golkar (8,3 persen) dan PKB (6,6 persen). Golkar tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), sedangkan PKB bersama Gerindra membentuk koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Turunnya elektabilitas, Hatta menambahkan, tidak bisa dipandang sebagai fenomena sesaat. "Piala Dunia U20 menjadi game changer bagi perubahan peta politik, di mana terjadi pergeseran magnet politik dari PDIP ke koalisi besar pendukung Prabowo Subianto," jelas Hatta.
Hal itu tecermin dari naiknya elektabilitas baik Gerindra maupun Prabowo, dan sebaliknya PDIP dan Ganjar turun. "Tidak menutup kemungkinan, Gerindra bisa menggeser PDIP dalam peta elektabilitas partai politik ke depan," ungkap Hatta.
Dampak lanjutannya, posisi tawar PDIP jadi menurun ketika muncul wacana untuk bergabung ke dalam koalisi besar. "Keinginan PDIP untuk mendapatkan jatah calon presiden bisa kandas, seiring menguatnya Gerindra dan Prabowo," lanjut Hatta.
Koalisi besar yang berpeluang mengusung Prabowo sebagai capres juga beranggotakan antara lain Golkar (8,3 persen) dan PKB (6,6 persen). Golkar tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), sedangkan PKB bersama Gerindra membentuk koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).
Lihat Juga :