Menebak Pilihan PDIP di Pilpres 2024: Jadi Magnet atau Lone Wolf?
Senin, 17 April 2023 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
“Pertama, PDIP patut bersenang hati karena menjadi satu-satunya parpol yang berhak mengusung capres/cawapres sendiri,” kata Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis Fadhli Harahab kepada SINDOnews, Senin (17/4/2023).
Kedua, kata dia, melihat hasil riset sejumlah lembaga survei, elektabilitas PDIP juga sampai saat ini masih pada posisi teratas, meskipun belakangan ada sedikit penurunan. Ketiga, lanjut dia, PDIP punya kader potensial untuk diusung di Pilpres 2024.
“Modal besar ini menjadikan PDIP berada pada posisi strategis dan mampu menarik kelompok mana pun untuk ikut dalam gerbong koalisi. Meski demikian, PDIP tentu perlu waspada dan tak merasa puas diri karena sangat terlihat ada gerakan besar yang coba membayangi mereka, yakni KIB dan KKIR,” ujarnya.
Dia melihat jika kepentingan kelompok-kelompok tersebut bisa terakomodir akan menjadi kekuatan super besar di pilpres nanti. “Tetapi jika kepentingannya tidak terakomodir, maka masing-masing akan cari gerbong sendiri dan pada akhirnya yang punya peluang besar menang pilpres yang paling potensial yang didukung,” ucapnya.
Dia yakin bahwa PDIP tentu tak mau kehilangan momentum hattrick di pemilu mendatang, serta memenangkan kader sendiri di pilpres. “Syaratnya, PDIP mesti mampu mengonsolidasi kekuatan besar pula. Caranya, bisa mengakomodir berbagai kepentingan kelompok,” pungkasnya.
Pendapat berbeda dikatakan oleh Analis Politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Power Ikhwan Arif. “PDI Perjuangan tidak mau ketinggalan dengan koalisi lain, terbukti PDIP merespons cepat wacana koalisi besar yang digagas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto,” ujar Ikhwan Arif dihubungi terpisah.
Ikhwan menilai PDIP ingin merapat ke koalisi besar lantaran muncul narasi Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto dan tidak mau ketinggalan dengan partai pemerintah lainnya. “Keyakinan PDIP sebagai tuan rumah koalisi merupakan respons dari ketakutan PDIP ditinggalkan koalisi pemerintah, sehingga PDIP harus mengambil langkah percaya diri sebagai tuan rumah dari koalisi. Menurut saya PDIP berpotensi besar sebagai koalisi tunggal di Pilpres 2024,” imbuhnya.
Kedua, kata dia, melihat hasil riset sejumlah lembaga survei, elektabilitas PDIP juga sampai saat ini masih pada posisi teratas, meskipun belakangan ada sedikit penurunan. Ketiga, lanjut dia, PDIP punya kader potensial untuk diusung di Pilpres 2024.
“Modal besar ini menjadikan PDIP berada pada posisi strategis dan mampu menarik kelompok mana pun untuk ikut dalam gerbong koalisi. Meski demikian, PDIP tentu perlu waspada dan tak merasa puas diri karena sangat terlihat ada gerakan besar yang coba membayangi mereka, yakni KIB dan KKIR,” ujarnya.
Dia melihat jika kepentingan kelompok-kelompok tersebut bisa terakomodir akan menjadi kekuatan super besar di pilpres nanti. “Tetapi jika kepentingannya tidak terakomodir, maka masing-masing akan cari gerbong sendiri dan pada akhirnya yang punya peluang besar menang pilpres yang paling potensial yang didukung,” ucapnya.
Dia yakin bahwa PDIP tentu tak mau kehilangan momentum hattrick di pemilu mendatang, serta memenangkan kader sendiri di pilpres. “Syaratnya, PDIP mesti mampu mengonsolidasi kekuatan besar pula. Caranya, bisa mengakomodir berbagai kepentingan kelompok,” pungkasnya.
Pendapat berbeda dikatakan oleh Analis Politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Power Ikhwan Arif. “PDI Perjuangan tidak mau ketinggalan dengan koalisi lain, terbukti PDIP merespons cepat wacana koalisi besar yang digagas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto,” ujar Ikhwan Arif dihubungi terpisah.
Ikhwan menilai PDIP ingin merapat ke koalisi besar lantaran muncul narasi Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto dan tidak mau ketinggalan dengan partai pemerintah lainnya. “Keyakinan PDIP sebagai tuan rumah koalisi merupakan respons dari ketakutan PDIP ditinggalkan koalisi pemerintah, sehingga PDIP harus mengambil langkah percaya diri sebagai tuan rumah dari koalisi. Menurut saya PDIP berpotensi besar sebagai koalisi tunggal di Pilpres 2024,” imbuhnya.
Lihat Juga :