Polemik Partai Demokrat, Herzaky Ungkap Kegeramannya pada Darmizal
Sabtu, 15 April 2023 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
"Bawa-bawa PK itu hak lagi, untuk yang ingin mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. Apa tidak tahu malu, ya? Keadilan apa yang ingin diperjuangkan? KSP Moeldoko itu jadi anggota Demokrat saja tidak pernah, tidak pernah berjuang untuk Demokrat, lalu mendadak mau jadi Ketum Demokrat?," Katanya.
"Mau jadi ketua RT saja harus jadi warga setempat, minimal tinggal atau punya KTP di RT tersebut. Ini mau jadi Ketum partai besar, tapi pemahaman hukumnya saja kalah-kalah dari ketua RT," tambah Herzaky.
Herzaky, mengatakan upaya yang dilakukan oleh KPS sama saja dengan begal partai. Menurutnya, Kongres Luar Biasa (KLB) yang diadakan Partai Demokrat versi Moeldoko pun ilegal.
"Yang datang bukan pemilik suara, yang mengadakan bukan DPP, melanggar hukum semua, manipulasi semua, tapi malah memfitnah Kongres kami yang di tahun 2020, AD/ART kami yang sah, benar-benar dihadiri para pemilik suara, diadakan oleh DPP yang sah, dan sesuai dengan semua aturan hukum yang ada," jelasnya.
Herzaky pun tidak terima kalau Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap bukan pendiri Partai Demokrat oleh Darmizal. Hal ini kata dia, Darmizal tidak mengetahui soal sejarah partai Demokrat.
"Demokrat itu dibangun hasil diskusi Bapak SBY dengan para sahabatnya pasca pemilihan wapres di SI MPR bulan Juli 2001," ucapnya.
"Banyak kader Partai Demokrat bertanya ke Darmizal? Jangan halu. Ente dulu bukan siapa-siapa pas di Demokrat. Jadi Dewan juga tidak pernah. Sekarang ngaku -ngaku kayak pernah jadi tokoh di Demokrat," tambahnya.
"Mau jadi ketua RT saja harus jadi warga setempat, minimal tinggal atau punya KTP di RT tersebut. Ini mau jadi Ketum partai besar, tapi pemahaman hukumnya saja kalah-kalah dari ketua RT," tambah Herzaky.
Herzaky, mengatakan upaya yang dilakukan oleh KPS sama saja dengan begal partai. Menurutnya, Kongres Luar Biasa (KLB) yang diadakan Partai Demokrat versi Moeldoko pun ilegal.
"Yang datang bukan pemilik suara, yang mengadakan bukan DPP, melanggar hukum semua, manipulasi semua, tapi malah memfitnah Kongres kami yang di tahun 2020, AD/ART kami yang sah, benar-benar dihadiri para pemilik suara, diadakan oleh DPP yang sah, dan sesuai dengan semua aturan hukum yang ada," jelasnya.
Herzaky pun tidak terima kalau Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap bukan pendiri Partai Demokrat oleh Darmizal. Hal ini kata dia, Darmizal tidak mengetahui soal sejarah partai Demokrat.
"Demokrat itu dibangun hasil diskusi Bapak SBY dengan para sahabatnya pasca pemilihan wapres di SI MPR bulan Juli 2001," ucapnya.
"Banyak kader Partai Demokrat bertanya ke Darmizal? Jangan halu. Ente dulu bukan siapa-siapa pas di Demokrat. Jadi Dewan juga tidak pernah. Sekarang ngaku -ngaku kayak pernah jadi tokoh di Demokrat," tambahnya.
Lihat Juga :