Jemaah Haji Penderita Penyakit Jantung dan Paru Jadi Fokus Penanganan Kemenkes
Sabtu, 15 April 2023 - 04:48 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka tidak hanya ditanya tapi juga diukur tekanan darahnya. Terhadap kedua kelompok ini mereka yang akan melaksanakan ibadah haji harus naik kursi roda saat thawaf atau sai," katanya.
Baca Juga: Fenomena Haji Mandiri, Kemenag: Bila Tak Memiliki Kemampuan Survival Sebaiknya Jangan
Di sisi lain, untuk melayani jemaah haji pihaknya akan menyediakan sath ambulans di masing-masing sektor. Apabila di Mekkah ada 11 sektor maka akan disediakan 11 ambulan. Begitu juga di Madina jika ada 5 sektor maka akan ada 5 ambulans yamg disiapkan.
"Pihaknya juga akan menerjunkan 15 unit ambulans ke Arafah untuk evakuasi jemaah sakit dari tenda ke klinik. Sedangkan di Muzdalifah ada 11 pos kesehatan kita siapkan 4 ambulans. Di Mina juga ada 1 pos kesehatan utama lokasinya berada di mulut terowongan. Di sepanjang jalan Jamarat atas ada 5 pos dengan 2 ambulans," tukasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan obat-obatan untuk jemaah haji. "Kami siapkan 70 ton obat untuk haji tahun ini. Kuotanya sama dengan tahun lalu. Apabila habis bisa beli di Arab Saudi. Sebanyak 257 bed juga disiapkan kalau di Indonesia masuk kategori RS A. Sebab banyak dokter umum, perawat," katanya.
Baca Juga: Fenomena Haji Mandiri, Kemenag: Bila Tak Memiliki Kemampuan Survival Sebaiknya Jangan
Di sisi lain, untuk melayani jemaah haji pihaknya akan menyediakan sath ambulans di masing-masing sektor. Apabila di Mekkah ada 11 sektor maka akan disediakan 11 ambulan. Begitu juga di Madina jika ada 5 sektor maka akan ada 5 ambulans yamg disiapkan.
"Pihaknya juga akan menerjunkan 15 unit ambulans ke Arafah untuk evakuasi jemaah sakit dari tenda ke klinik. Sedangkan di Muzdalifah ada 11 pos kesehatan kita siapkan 4 ambulans. Di Mina juga ada 1 pos kesehatan utama lokasinya berada di mulut terowongan. Di sepanjang jalan Jamarat atas ada 5 pos dengan 2 ambulans," tukasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan obat-obatan untuk jemaah haji. "Kami siapkan 70 ton obat untuk haji tahun ini. Kuotanya sama dengan tahun lalu. Apabila habis bisa beli di Arab Saudi. Sebanyak 257 bed juga disiapkan kalau di Indonesia masuk kategori RS A. Sebab banyak dokter umum, perawat," katanya.
(thm)
Lihat Juga :