DPR Akan Panggil KPK Konfirmasi Sejumlah Kegaduhan
Jum'at, 14 April 2023 - 18:41 WIB
loading...
A
A
A
Politikus Partai Nasdem ini tidak ingin kasus tersebut terus berlarut-larut tanpa adanya kejelasan dan proses verifikasi. Untuk itu, ia ingin agar masalah ini diselesaikan secara kenegaraan sehingga tidak menimbulkan drama berlebih di tengah masyarakat.
"Kita ini bernegara jangan terlalu dibuat rumit. Apa-apa harus gaduh dulu, jawab ke sana, jawab ke sini, akhirnya malah timbul asumsi liar. Sebab bapak itu sudah pejabat negara, marwah institusi melekat pada diri bapak," ungkapnya.
"Selesaikan secara hubungan kelembagaan, duduk bersama kami di DPR. Jika merasa informasi tersebut tidak benar, sampaikan pembelaan bapak di hadapan kami. Mari sama-sama kita verifikasi kasus ini agar cepat menemui kejelasan," tambahnya.
Sahroni menegaskan, DPR juga akan memanggil KPK untuk meminta klarifikasi terkait berbagai kisruh yang belakangan ini terjadi di lembaga antirasuah tersebut.
"Jadi kami akan panggil KPK untuk menanyakan kegaduhan-kegaduhan yang akhir-akhir ini terjadi. Termasuk soal chat ini. Biar rakyat lihat dan dengar langsung. Lalu hasilnya kami akan rekomendasikan untuk proses lebih lanjut bila ada pelanggaran," tandasnya.
"Kita ini bernegara jangan terlalu dibuat rumit. Apa-apa harus gaduh dulu, jawab ke sana, jawab ke sini, akhirnya malah timbul asumsi liar. Sebab bapak itu sudah pejabat negara, marwah institusi melekat pada diri bapak," ungkapnya.
"Selesaikan secara hubungan kelembagaan, duduk bersama kami di DPR. Jika merasa informasi tersebut tidak benar, sampaikan pembelaan bapak di hadapan kami. Mari sama-sama kita verifikasi kasus ini agar cepat menemui kejelasan," tambahnya.
Sahroni menegaskan, DPR juga akan memanggil KPK untuk meminta klarifikasi terkait berbagai kisruh yang belakangan ini terjadi di lembaga antirasuah tersebut.
"Jadi kami akan panggil KPK untuk menanyakan kegaduhan-kegaduhan yang akhir-akhir ini terjadi. Termasuk soal chat ini. Biar rakyat lihat dan dengar langsung. Lalu hasilnya kami akan rekomendasikan untuk proses lebih lanjut bila ada pelanggaran," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :