KH Marsudi Syuhud Sampaikan Pidato Perdamaian pada Forum GPLC 2023 di India
Jum'at, 14 April 2023 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
“Seperti nilai-nilai tentang "vasudhaiva kutumbakam" visi untuk memajukan kesadaran manusia dan perdamaian yang diyakini oleh masyarakat Hindu, dan nilai-nilai luhur "Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika" yang diyakini dan dipraktikkan oleh mayoritas umat Islam di Indonesia,” sambungnya.
Masih kata Kiai Marsudi, bahwa di Indonesia menerapkan nilai- nilai luhur yang sangat relevan dengan kondisi yang ada dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Sebagaimana nilai-nilai “Bhinneka Tunggal Ika” harus memiliki kesamaan makna dan perbaikan serta pandangan hidup bersama yang berbeda agama dalam satu bangsa dan negara.
Dalam pidatonya, Kiai Marsudi menceritakan tentang kondisi negara Indonesia yang terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama, bahkan hingga bahasa tetap bisa bersatu dibawah Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: MUI Launching Program Pelatihan Calon Khatib Muda, Rekrutmen Mulai Hari Ini
“Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat mempersatukan lebih dari 700 bahasa daerah menjadi satu bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, menyatukan 1.340 suku bangsa menjadi satu bangsa, yaitu Bangsa Indonesia, mempersatukan pemeluk agama yang berbeda di Indonesia yang terdiri dari Muslim 86,70%, Kristen 10,72% (Protestan 7,60%, Katolik 3,12%) Hindu 1,74%, Buddha 0,77%, Khonghucu 0,03%,” tutupnya.
Masih kata Kiai Marsudi, bahwa di Indonesia menerapkan nilai- nilai luhur yang sangat relevan dengan kondisi yang ada dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia. Sebagaimana nilai-nilai “Bhinneka Tunggal Ika” harus memiliki kesamaan makna dan perbaikan serta pandangan hidup bersama yang berbeda agama dalam satu bangsa dan negara.
Dalam pidatonya, Kiai Marsudi menceritakan tentang kondisi negara Indonesia yang terdiri dari berbagai macam ras, suku, agama, bahkan hingga bahasa tetap bisa bersatu dibawah Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: MUI Launching Program Pelatihan Calon Khatib Muda, Rekrutmen Mulai Hari Ini
“Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita dapat mempersatukan lebih dari 700 bahasa daerah menjadi satu bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, menyatukan 1.340 suku bangsa menjadi satu bangsa, yaitu Bangsa Indonesia, mempersatukan pemeluk agama yang berbeda di Indonesia yang terdiri dari Muslim 86,70%, Kristen 10,72% (Protestan 7,60%, Katolik 3,12%) Hindu 1,74%, Buddha 0,77%, Khonghucu 0,03%,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :