Fenomena Haji Mandiri, Kemenag: Bila Tak Memiliki Kemampuan Survival Sebaiknya Jangan

Kamis, 13 April 2023 - 16:46 WIB
loading...
Fenomena Haji Mandiri,...
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen PHU Kemenag Subhan Cholid meminta masyarakat yang tidak memiliki kemampuan survival sebaiknya tidak melakukan haji mandiri. Foto/Kemenag
A A A
JAKARTA - Fenomena haji mandiri belakangan ini terus berkembang di Indonesia. Cara ini diminati karena dianggap minim pendanaan dan tidak perlu menunggu lama untuk bisa menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Menanggapi fenomena ini, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Subhan Cholid menilai, haji mandiri jika dilakukan sendiri tidak menjadi persoalan sebab dia sudah memahami apa yang harus dilakukan.

"Kalau dia backpacker sendiri dan dia tahu apa yang harus dilakukan serta tahu bagaimana dia berangkat, itu relatif tidak masalah karena dia ngurus dirinya sendiri," ucapnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (13/4/2023).

Baca juga: Pantau Kesehatan Jemaah Haji di Saudi, Kemenkes Kerahkan 520 Dokter dan 1.040 Perawat

Subhan tidak menampik jika keberadaan haji mandiri menguntungkan karena mengurangi antrean atau waiting list jemaah haji. "Itu kita diuntungkan karena mengurangi antrean tapi potensi-potensi merugikan jemaah tolong diantisipasi, yang tertiblah," ucapnya.

Di sisi lain, haji mandiri memiliki potensi masalah yang sangat tinggi bila dilakukan oleh orang yang tidak mempunyai kemampuan survival. "Kalau yang berangkat itu bukan orang survival, yang tidak memiliki kemampuan itu sebaiknya ya jangan," paparnya.

Baca juga: Tips Agar Jemaah Haji Tak Tersesat saat Berada di Masjidil Haram

Begitu pula jika haji mandiri dikelola oleh sebuah kelompok. Potensi masalah yang akan muncul juga sangat tinggi."Selama dia mengajak orang lain, dengan cara bayar itu potensi masalahnya sangat tinggi karena kita bisa bayangkan seluruh perangkat yang ada di Saudi baik akomodasi, konsumsi, dan tranportasi itu digunakam melalui mekanisme regulasi yang jelas," ucapnya.

"Jika ada yang menawarkan lebih murah itu perlu diwaspadai. Standar normal saja. Orang mau ke Saudi, berapa tiket yang wajar tinggal di sana sekian hari hotel yang normal berapa untuk biaya operasional selama itu yang normal berapa.Nah kok kurang kurang dari itu harus diwaspadai," ujarnya.

Subhan menilai, masyarakat perlu diedukasi dan diminta waspada jika ada yang menawarkan biaya tidak wajar untuk pergi haji. Tidak hanya iti, pihaknya juga sudah menyampaikan ke kerajaan Arab Saudi di Jakarta. "Mohon haji-haji di luar kuota resmi yang diberikan kepada kami dibatasi diatur sedemikian rupa," ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Daun Kelor Memiliki...
Daun Kelor Memiliki Manfaat yang Tak Kalah dengan Ginseng Korea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved