Tidak Gabung Koalisi Besar, PDIP Diprediksi Prioritaskan Puan sebagai Capres 2024
Kamis, 13 April 2023 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini menambahkan, meski elektabilitas Ganjar jauh di atas Puan, Megawati tidak akan rela anaknya hanya menjadi cawapres pendamping Ganjar. "Saya rasa Mega tak rela Puan jadi nomor 2. Atau bisa saja kejutan Puan-Erick Thohir ataupun ada tokoh lainnya yakni ekonom Rizal Ramli. Tetap saja Puan akan jadi skala prioritas PDIP," kata Jerry.
Baca Juga: Persaingan Internal PDIP Menuju Pilpres 2024
Diketahui, siapa yang akan diusung PDIP sebagai capres hingga masih menjadi tanda tanya. Sempat beredar kabar Ketua Umum DPP PDIP Megawati telah merestui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi capres 2024. Namun, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menampik pemberitaan seputar kepastian Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) PDIP di Pilpres 2024. Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat ditemui di rumahnya, Selasa (11/4/2023) malam.
Rudy juga menegaskan kembali, urusan Capres PDIP mutlak adalah keputusan Ketua Umum (Ketum) DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Dirinya sebagai kader partai enggan mendahului keputusan Ketum.
"Saya tidak ditanya Ganjar Presiden apa tidak. Tapi kapan itu Ganjar. Kemudian saya jawab tanya saja Pak Sekjen. Tanya saja Bu Mega," jelasnya.
Baca Juga: Persaingan Internal PDIP Menuju Pilpres 2024
Diketahui, siapa yang akan diusung PDIP sebagai capres hingga masih menjadi tanda tanya. Sempat beredar kabar Ketua Umum DPP PDIP Megawati telah merestui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi capres 2024. Namun, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menampik pemberitaan seputar kepastian Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) PDIP di Pilpres 2024. Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat ditemui di rumahnya, Selasa (11/4/2023) malam.
Rudy juga menegaskan kembali, urusan Capres PDIP mutlak adalah keputusan Ketua Umum (Ketum) DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Dirinya sebagai kader partai enggan mendahului keputusan Ketum.
"Saya tidak ditanya Ganjar Presiden apa tidak. Tapi kapan itu Ganjar. Kemudian saya jawab tanya saja Pak Sekjen. Tanya saja Bu Mega," jelasnya.
Lihat Juga :