Tidak Gabung Koalisi Besar, PDIP Diprediksi Prioritaskan Puan sebagai Capres 2024
Kamis, 13 April 2023 - 10:45 WIB
loading...
Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Foto/Dok SINDOnews/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Hingga kini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) belum menentukan apakah akan bergabung dengan Koalisi Besar yang digagas lima parpol pro pemerintah. Jika tak bergabung dengan Koalisi Besar, PDIP diperkirakan maju sendiri dan akan memprioritaskan Puan Maharani sebagai calon presiden (capres) 2024.
Pengamat politik Jerry Massie mengatakan, jika PDIP bergabung dengan Koalisi Besar yang digagas Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, PAN, dan PPP, keinginan PDIP hanya ada dua pasang calon Pilpres 2024 akan tercapai. Apalagi, di dalam Koalisi Besar ini juga ada peran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan bagian dari PDIP.
"Visi PDIP hanya akan ada dua capres (di Pilpres 2024) terbuka lebar, entah Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo terjadi," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (13/4/2023).
Jerry menambahkan, satu pasangan lainnya adalah Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan. "Ini adalah target besar PDIP menghendaki hanya ada dua paslon capres," ujarnya.
Namun, kata Jerry, kalau PDIP tidak mendapat jatah capres atau cawapres di Koalisi Besar, kemungkinan partai berlambang banteng moncong putih ini akan maju sendiri dan memajukan kadernya. PDIP tentu akan menjaga marwahnya sebagai partai pemenang Pemilu 2019. "Kemungkinan mereka akan memajukan kader mereka, Puan-Ganjar," katanya.
Pengamat politik Jerry Massie mengatakan, jika PDIP bergabung dengan Koalisi Besar yang digagas Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, PAN, dan PPP, keinginan PDIP hanya ada dua pasang calon Pilpres 2024 akan tercapai. Apalagi, di dalam Koalisi Besar ini juga ada peran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan bagian dari PDIP.
"Visi PDIP hanya akan ada dua capres (di Pilpres 2024) terbuka lebar, entah Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo terjadi," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (13/4/2023).
Jerry menambahkan, satu pasangan lainnya adalah Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan. "Ini adalah target besar PDIP menghendaki hanya ada dua paslon capres," ujarnya.
Namun, kata Jerry, kalau PDIP tidak mendapat jatah capres atau cawapres di Koalisi Besar, kemungkinan partai berlambang banteng moncong putih ini akan maju sendiri dan memajukan kadernya. PDIP tentu akan menjaga marwahnya sebagai partai pemenang Pemilu 2019. "Kemungkinan mereka akan memajukan kader mereka, Puan-Ganjar," katanya.
Lihat Juga :