Bimtek PPIH 2023, Gus Yaqut: Tak Boleh Ada Petugas Haji Berurusan dengan Hukum di Saudi

Rabu, 12 April 2023 - 23:46 WIB
loading...
Bimtek PPIH 2023, Gus...
Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Petugas Penyelenggara Haji dan Umrah (PPIH) tidak membuat masalah saat melayani jemaah di Arab Saudi. Foto/Kemenag
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada Petugas Penyelenggara Haji dan Umrah (PPIH) tidak membuat masalah saat melayani jemaah di Arab Saudi.

Hal itu diungkap Gus Yaqut saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Terintegrasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) PPIH Arab Saudi 1444/2023 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada Rabu (12/4/2023).

"Tahun lalu, saya cerita tahun lalu kita masih menemui beberapa masalah yang ditimbulkan oleh petugas haji sehingga petugas harus berurusan dengan polisi Arab Saudi," ujarnya.

Baca juga: PPIH Diminta Waspadai 5 Titik Kritis Jemaah Haji di Arab Saudi

Menurut Gus Yaqut, adanya petugas haji yang bermasalah menjadi pekerjaan tambahan buat Kementerian Agama (Kemenag). "Saya tidak ingin dan saya tidak mau tahu, tahun ini tidak boleh ada petugas yang berurusan dengan pihak aparat hukum di Arab Saudi," tegasnya.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Dapat 110 Kali Makan di Arab Saudi

Dalam kesempatan itu, Gus Yaqut juga menginstruksikan kepada seluruh petugas haji untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Arab Saudi dan menjadi problem solver bagi permasalahan yang dihadapi jemaah haji.

"Tolong dijaga semua peraturan-peraturan yang saya yakin sudah diberikan kepada saudara-saudara semua apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan selama di Arab Saudi. Sekali lagi saya minta tolong ini jangan sampai saudara-saudara ini menjadi bagian dari masalah," katanya.

Gus Yaqut mengakui, pelaksanaan haji tahun ini beda dengan tahun lalu di mana jemaah haji Indonesia hanya sekitar 105.000 jemaah kurang dari 50% dari kuota normal jamaah haji.

"Tahun ini kita melaksanakan Haji dengan kuota normal sebesar 221.000 jemaah. Di mana 203.320 di antaranya jemaah reguler dan sisanya jemaah haji khusus. Tentu ini bukan tugas mudah berbeda dalam mengelola jemaah haji yang 100.000 dan jemaah haji yang 200.000 diperlukan bukan hanya keterampilan kemampuan tapi juga hati," ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Kampus dengan Jurusan...
Kampus dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved