Andika Perkasa Disodorkan ke Koalisi Besar Pilpres 2024
Selasa, 11 April 2023 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
"Apalagi dunia sedang tidak baik-baik saja. Konflik antarnegara yang berujung pada perang ekonomi dunia sudah sangat semakin terasa. Menurut saya 2024 Indonesia harus dipimpin oleh orang yang benar-benar tepat dan memiliki aura kepemimpinan yang mumpuni," katanya.
Untuk diketahui, wacana Koalisi Besar muncul usai Silaturahmi Ramadan Bersama Presiden RI di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023). Hadir dalam acara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.
Usai pertemuan, Presiden Jokowi mengatakan, peluang terbentuknya koalisi besar partai politik akan tergantung pada ketua umum parpol masing-masing. Koalisi besar ini merupakan peleburan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Untuk diketahui, KIB merupakan koalisi yang dibentuk oleh Partai Golkar, PAN, dan PPP; sedangkan KKIR adalah koalisi yang diteken oleh Partai Gerindra dan PKB.
"Nanti ditanyakan urusan itu, ditanyakan kepada ketua partai atau gabungan partai yang sudah ada. Jangan ditanyakan kepada saya. Yang berbicara itu ketua-ketua partai. Saya bagian mendengarkan saja," ujar Jokowi.
Untuk diketahui, wacana Koalisi Besar muncul usai Silaturahmi Ramadan Bersama Presiden RI di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023). Hadir dalam acara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.
Usai pertemuan, Presiden Jokowi mengatakan, peluang terbentuknya koalisi besar partai politik akan tergantung pada ketua umum parpol masing-masing. Koalisi besar ini merupakan peleburan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Untuk diketahui, KIB merupakan koalisi yang dibentuk oleh Partai Golkar, PAN, dan PPP; sedangkan KKIR adalah koalisi yang diteken oleh Partai Gerindra dan PKB.
"Nanti ditanyakan urusan itu, ditanyakan kepada ketua partai atau gabungan partai yang sudah ada. Jangan ditanyakan kepada saya. Yang berbicara itu ketua-ketua partai. Saya bagian mendengarkan saja," ujar Jokowi.
(abd)
Lihat Juga :