Soal Djoko Tjandra, Anggota DPD: Kesalahan Oknum, Bukan Institusi Polri

Senin, 20 Juli 2020 - 14:17 WIB
loading...
Soal Djoko Tjandra,...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA -
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha menilai keterlibatan sejumlah jenderal dalam kasus masuknya buronan koruptor Djoko Tjandra ke Indonesia tidak terkait dengan Polri secara institusi.

Melenggangnya Djoko Tjandra di Tanah Air karena adanya oknum-oknum di kepolisian.

"Ini merupakan kesalahan Oknum yang melakukannya, bukan sebuah institusi Polrinya, tetapi oknum yang melakukan, saya yakin dan percaya bahwa masih ada jenderal dan para calon jenderal di Polri ini masih banyak yang lebih baik," kata Rachman Thaha dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/7/2020).

Menurut dia, keliru jika menganggap adanya pemufakatan jahat di antara para jenderal dalam pemberian surat jalan kepada Djoko Tjandra.

"Ini sangat keliru apa yang dikeluarkan statement oleh Indonesia Police Watch (IPW) seakan-akan terjadi sesuatu permufakatan kejahatan di tubuh polri yang sepertinya para petinggi polri semuanya terlibat dalam pemberian surat jalan untuk Djoko Tjandra, " tuturnya. (Baca juga: Kabareskrim Janji Usut Keterlibatan Polisi dalam Kasus Djoko Tjandra )

Dia menilai berlebihan jika mengatakan ada menganggap kasus ini karena konspirasi besar di institusi Polri. Menurut dia, penilaian itu tidak proporsional.

"Ini sangat berbahaya terhadap institusi polri bisa kehilangan legitimasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai salah satu institusi penegak hukum dan mengawal serta menjaga keamanan nasional, "tuturnya,
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Berita Terkini
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved