TNI dan Presiden Paling Dipercaya Publik, KPK dan Polisi Turun

Minggu, 09 April 2023 - 20:56 WIB
loading...
TNI dan Presiden Paling...
Presiden Jokowi (tengah) memimpin upacara peringatan HUT ke-77 TNI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/2022). TNI dan Presiden menjadi lembaga yang paling dipercaya publik menurut survei LSI. FOTO/ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
A A A
JAKARTA - TNI dan Presiden masih menjadi dua lembaga yang paling dipercaya masyarakat dalam survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI). Sementara di urutan terbawah, masih diisi oleh DPR dan partai politik (parpol) sebagai lembaga yang paling tidak dipercaya oleh masyarakat.

Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polri jadi lembaga penegak hukum yang cenderung turun.

"Di sini yang terlihat adalah TNI (91%), presiden (84%), Kejaksaan Agung (69%), pengadilan (68%), media massa (66%), KPK (64%), Kepolisian (63%), DPR (52%) dan partai politik (50%). Belum berubah 2 teratas masih TNI dan presiden," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam rilis survei bertema Kepercayaan Publik Terhadap Lembaga Penegakan Hukum, Isu Piala Dunia U-20, Aliran Dana Tak Wajar di Kemenkeu, Dugaan Korupsi BTS, dan Peta Politik Terkini yang digelar daring, Minggu (9/4/2023).



Kemudian khusus lembaga penegak hukum, sambung Djayadi, disusul Kejaksaan Agung, baru kemudian KPK dan Kepolisian."Tapi secara keseluruhan penilaian tingkat kepercayaan paling rendah masih ditunjukkan oleh masyarakat kepada DPR dan partai politik," katanya.

Djayadi menjelaskan, kalau dilihat tren selama setahun terakhir dari Mei 2022 hingga sekarang, maka secara umum posisinya tidak banyak berubah. Namun jika dikaitkan dibandingkan dengan 2 bulan terakhir yakni Februari 2023, cenderung mengalami kenaikan walaupun tidak signifikan adalah Kepolisian dari 61% menjadi 63%, begitu juga dengan Kejagung.

"Kepolisian, Kejaksaan Agung mengalami kenaikan sedikit sementara Pengadilan mengalami penurunan untuk lembaga penegak hukum," katanya.

Baca juga: Kepercayaan Terhadap Kejaksaan Teratas Setahun Terakhir

Namun, jika membandingkan antara empat lembaga penegak hukum khusus, secara umum kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum itu kalau enggak stagnan mengalami peningkatan sedikit, kecuali KPK. KPK mengalami penurunan dari 68% menjadi 64%.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 31 Maret-4 April 2023 dengan target populasi adalah WNI yang memenuhi syarat sebagai pemilih dan memiliki telepon/cellphone, ada sekitar 83% dari total populasi nasional. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD) atau teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, dan 1.229 responden dipilih, lalu divalidasi, dan di-screening.

Margin of error survei diperkirakan ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap yang Menjerat Bupati dan Sekda Kuansing
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Foto Presiden Prabowo...
Foto Presiden Prabowo Berkibar di Langit saat Hari Bhayangkara ke-80
KPK Tahan Bupati Kuantan...
KPK Tahan Bupati Kuantan Singingi dalam Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Minat Gen Z Meningkat,...
Minat Gen Z Meningkat, Diaspora RI Hadirkan Ruang Belajar tentang Jepang
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved