PAN Yakin Koalisi Besar Menambah Peluang Menang di Pilpres 2024
Selasa, 04 April 2023 - 13:25 WIB
loading...
Presiden Jokowi didampingi lima ketum partai politik memberikan keterangan kepada media usai Silaturahmi Ramadan Bersama Presiden RI di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023). FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Silaturahmi Ramadan Bersama Presiden RI yang diiniasi Partai Amanat Nasional (PAN) diakui sebagai bagian dari upaya penyatuan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi berharap terus ada kemajuan dalam upaya penggabungan koalisi tersebut.
Viva memandang peluang penyatuan KIB dan KKIR masih terbuka lebar. Sebab, dari hasil diskusi, banyak persamaan pemikiran dan kepentingan dari 5 partai politik yang hadir di Kantor DPP PAN.
"Semoga saja ada kemajuan dalam memuluskan kerja sama atau koalisi 5 partai," kata Viva kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).
Jubir DPP PAN ini menyatakan, akan banyak keuntungan elektoral dari koalisi besar ini. Pertama, semakin memperluas konstituen karena masing-masing partai memiliki basis sosial berbeda-beda.
"Jika digabungkan maka akan menambah potensi kemenangan paslon yang akan diusung," ujarnya.
Kedua, pasangan calon yang diusung adalah hasil dari keputusan dan kompromi seluruh partai politik. Tentu saja sosok itu yang memiliki aseptabilitas, popularitas, dan elektabilitas yang terukur dan memiliki peluang menang di Pilpres 2024.
Viva memandang peluang penyatuan KIB dan KKIR masih terbuka lebar. Sebab, dari hasil diskusi, banyak persamaan pemikiran dan kepentingan dari 5 partai politik yang hadir di Kantor DPP PAN.
"Semoga saja ada kemajuan dalam memuluskan kerja sama atau koalisi 5 partai," kata Viva kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).
Jubir DPP PAN ini menyatakan, akan banyak keuntungan elektoral dari koalisi besar ini. Pertama, semakin memperluas konstituen karena masing-masing partai memiliki basis sosial berbeda-beda.
"Jika digabungkan maka akan menambah potensi kemenangan paslon yang akan diusung," ujarnya.
Kedua, pasangan calon yang diusung adalah hasil dari keputusan dan kompromi seluruh partai politik. Tentu saja sosok itu yang memiliki aseptabilitas, popularitas, dan elektabilitas yang terukur dan memiliki peluang menang di Pilpres 2024.
Lihat Juga :