Jokowi: Jelang Pilpres 2024, Banyak yang Sedikit-sedikit Minta Restu
Minggu, 02 April 2023 - 13:31 WIB
loading...
Presiden Jokowi menyebut jelang Pilpres 2024 banyak yang meminta restu dirinya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyebut jelang Pilpres 2024 banyak yang meminta restu dirinya. Jokowi menegaskan tetap netral dan objektif dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri “Silaturahmi Ramadan bersama Presiden RI” di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).
"Kemudian yang ketiga yang berkaitan dengan pilpres. Jadi yang namanya pilpres itu urusannya partai, atau gabungan partai, jangan presiden itu diikut-ikutkan. Tapi sering ketua partai ini dikit-dikit sudah direstui Presiden," ujar Jokowi.
Baca juga: Hadiri Silaturahmi Ramadan PAN, Jokowi Duduk di Antara Prabowo dan Zulhas
Jokowi mengaku, banyak pihak-pihak yang ingin bertemu dirinya dan terkadang dianggap sebagai pihak yang membuat sejumlah partai politik yang akan berkoalisi dalam Pemilu 2024. "Apa hubungannya? Saya kadang-kadang, apa hubungannya? Nggak ada hubungannya. Apalagi kalau datang ke saya, dalam membangun koalisi semuanya sudah disetujui Presiden. Urusannya apa saya," tegas Jokowi.
Baca juga: Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Jokowi, Zulhas Komitmen Pemilu Damai dan Sejuk
Presiden Jokowi mengaku tidak memiliki urusan atau kepentingan politik praktis terkait koalisi partai politik yang terbentuk. "Membangun koalisi mencalonkan seseorang, ya kalau saya ditanya saya jawab 'Pak bapak setuju nggak, Pak Prabowo jadi capresnya?' Ya saya kalau ditanya saya jawab, kalau saya setuju ya saya ngomong setuju, kalau ndak ya ndak. Kalau setuju, setuju, mantap gitu. Jadi kalau saya ditanya, kalau enggak ditanya saya diam-diam aja," ucapnya.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri “Silaturahmi Ramadan bersama Presiden RI” di Kantor DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).
"Kemudian yang ketiga yang berkaitan dengan pilpres. Jadi yang namanya pilpres itu urusannya partai, atau gabungan partai, jangan presiden itu diikut-ikutkan. Tapi sering ketua partai ini dikit-dikit sudah direstui Presiden," ujar Jokowi.
Baca juga: Hadiri Silaturahmi Ramadan PAN, Jokowi Duduk di Antara Prabowo dan Zulhas
Jokowi mengaku, banyak pihak-pihak yang ingin bertemu dirinya dan terkadang dianggap sebagai pihak yang membuat sejumlah partai politik yang akan berkoalisi dalam Pemilu 2024. "Apa hubungannya? Saya kadang-kadang, apa hubungannya? Nggak ada hubungannya. Apalagi kalau datang ke saya, dalam membangun koalisi semuanya sudah disetujui Presiden. Urusannya apa saya," tegas Jokowi.
Baca juga: Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Jokowi, Zulhas Komitmen Pemilu Damai dan Sejuk
Presiden Jokowi mengaku tidak memiliki urusan atau kepentingan politik praktis terkait koalisi partai politik yang terbentuk. "Membangun koalisi mencalonkan seseorang, ya kalau saya ditanya saya jawab 'Pak bapak setuju nggak, Pak Prabowo jadi capresnya?' Ya saya kalau ditanya saya jawab, kalau saya setuju ya saya ngomong setuju, kalau ndak ya ndak. Kalau setuju, setuju, mantap gitu. Jadi kalau saya ditanya, kalau enggak ditanya saya diam-diam aja," ucapnya.
Lihat Juga :