Piala Dunia U-20 Batal, Elektabilitas Ganjar dan PDIP Berpotensi Merosot
Jum'at, 31 Maret 2023 - 16:52 WIB
loading...
Elektabilitas Ganjar Pranowo dan PDIP diperkirakan akan menurun setelah batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Foto/antara
A
A
A
JAKARTA - Tingkat keterpilihan atau elektabilitas Ganjar Pranowo dan PDIP berpotensi turun drastis. Hal ini merupakan imbas dari sikapnya yang menolak kehadiran Timnas Israel dianggap menjadi faktor batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Potensi elektoral Ganjar Pranowo dan PDIP turun sangat besar paska FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," kata Pengamat komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Jumat (31/3/2023).
Menurut dia, kekecewaan itu membuat popularitas Ganjar dan PDIP dalam konotasi negatif akan meningkat. Sebab, popularitas negatif biasanya akan berkolerasi dengan penurunan elektabilitas. "Karena itu, elektoral Ganjar dan PDIP berpeluang turun drastis sangat terbuka," ujarnya.
Baca juga: FIFA Coret Indonesia, Tanggapan Ganjar: Ya Kecewa Lah!
Di sisi lain, ia melihat potensi lama tidaknya elektoral Ganjar dan PDIP menurun sangat bergantung kedalaman kekecewaan masyarakat. Apabila, mayoritas masyarakat sangat kecewa kepada Ganjar dan PDIP, maka turunnya elektoral Ganjar dan PDIP akan bertahan lama.
"Sebab, kekecewaan yang mendalam cenderung akan bertahan lama dan hak itu menjadi sikap dan tindakan seseorang kepada objek yang sama," tuturnya.
Sebaliknya, bila kecewa masyarakat tidak mendalam, maka potensi turunnya elektoral Ganjar dan PDIP tidak berlangsung lama. "Masyarakat akan cepat melupakan kasus tersebut, sehingga mengubah kembali sikap dan tindakannya kepada Ganjar dan PDIP," kata dia.
"Potensi elektoral Ganjar Pranowo dan PDIP turun sangat besar paska FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," kata Pengamat komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Jumat (31/3/2023).
Menurut dia, kekecewaan itu membuat popularitas Ganjar dan PDIP dalam konotasi negatif akan meningkat. Sebab, popularitas negatif biasanya akan berkolerasi dengan penurunan elektabilitas. "Karena itu, elektoral Ganjar dan PDIP berpeluang turun drastis sangat terbuka," ujarnya.
Baca juga: FIFA Coret Indonesia, Tanggapan Ganjar: Ya Kecewa Lah!
Di sisi lain, ia melihat potensi lama tidaknya elektoral Ganjar dan PDIP menurun sangat bergantung kedalaman kekecewaan masyarakat. Apabila, mayoritas masyarakat sangat kecewa kepada Ganjar dan PDIP, maka turunnya elektoral Ganjar dan PDIP akan bertahan lama.
"Sebab, kekecewaan yang mendalam cenderung akan bertahan lama dan hak itu menjadi sikap dan tindakan seseorang kepada objek yang sama," tuturnya.
Sebaliknya, bila kecewa masyarakat tidak mendalam, maka potensi turunnya elektoral Ganjar dan PDIP tidak berlangsung lama. "Masyarakat akan cepat melupakan kasus tersebut, sehingga mengubah kembali sikap dan tindakannya kepada Ganjar dan PDIP," kata dia.
Lihat Juga :