Jaga Demokrasi, Peran Pemuda di Partai Politik Amat Penting
Kamis, 30 Maret 2023 - 23:29 WIB
loading...
Pemilu 2024 menjadi faktor penting dalam proses demokrasi Indonesia. Bahkan berdasarkan Komisi Pemilihan Umum, pemilihan tahun depan didominasi pemilih muda. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemilu 2024 menjadi faktor penting dalam proses demokrasi Indonesia. Bahkan berdasarkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ), pemilihan tahun depan didominasi pemilih muda usia 17-40 tahun dengan jumlah pemilih sebanyak 107 juta orang atau 53-55 persen.
Karenanya, tidak aneh peran penting dan strategis dalam membentuk masa depan negara. Meski demikian, kaum muda sering kali tidak terlibat secara optimal dalam urusan politik dan ekonomi negara, padahal peranannya cukup vital. Baca juga: Berdayakan Peran Pemuda, KNPI Teken MoU Bersama BNPT
Menanggapi itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyebut peran anak muda sangat signifikan. Salah satunya mengenai ide dan gagasan.
“Dan antar generasi harus saling mengisi posnya masing-masing dan berperan yang terbaik,” ujarnya dalam diskusi OTW 2024 yang mengangkat tema “Gairah Pemuda dan Demokrasi” yang diselenggarakan Lembaga Survei KedaiKOPI di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu 29 Maret 2023.
Selain Wibi, turut hadir Ketua Bidang Politik PP Pemuda Muhammadiyah Andreyan Noor. Wasekjen PB HMI Muh Jusrianto, Ketua PP GP Ansor Saiful Rahmat Dasuki dan Juru Bicara Blok Politik Pelajar Delpedro Marhaen serta moderator Kani Dwiharyani.
Ketua Bidang Politik PP Pemuda Muhammadiyah Andreyan Noor pada kesempatan itu mengatakan, pemuda harus bisa merebut proses kepemimpinan, terutama proses di parlemen.
“Pemuda harus bisa scale up dari proses politik di jalanan menjadi proses politik di parlemen agar aspirasi bisa tembus ke tembok Istana,” katanya.
Menurut Wasekjen PB HMI Muh Jusrianto, dari tahun ke tahun secara kualitas generasi muda selalu tumbuh melebihi generasi sebelumnya.
“Pada momentum 2024 peran pemuda sangat penting. Meski memiliki latar belakang berbeda, namun masih harus dalam garis kepentingan nasional,” tambahnya.
Menurut Ketua PP GP Ansor Saiful Rahmat Dasuki, hubungan antara generasi sebelumnya dengan generasi muda tidak dapat diputus begitu saja. Baca juga: Gelar Donor Darah, OMG DIY Dorong Peran Pemuda Memajukan Desa
“Hari ini transnasionalisme sudah masuk ke Indonesia, dan itu secara tidak langsung menggerogoti politik kebangsaan kita. Dan disitulah peran kesadaran politik anak muda yang harus dikedepankan,” katanya.
Lebih lanjut Saiful mengatakan, pemuda harus berpartai agar ide-ide cemerlang dan kebersamaan dapat diaplikasikan di partai politik. “Cara pandang saja yang harus ditransformasi,” paparnya.
Juru Bicara Blok Politik Pelajar Delpedro Marhaen mengatakan, saat ini generasi muda sedang dalam posisi berpartisipasi penuh dalam demokrasi.
Karenanya, tidak aneh peran penting dan strategis dalam membentuk masa depan negara. Meski demikian, kaum muda sering kali tidak terlibat secara optimal dalam urusan politik dan ekonomi negara, padahal peranannya cukup vital. Baca juga: Berdayakan Peran Pemuda, KNPI Teken MoU Bersama BNPT
Menanggapi itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menyebut peran anak muda sangat signifikan. Salah satunya mengenai ide dan gagasan.
“Dan antar generasi harus saling mengisi posnya masing-masing dan berperan yang terbaik,” ujarnya dalam diskusi OTW 2024 yang mengangkat tema “Gairah Pemuda dan Demokrasi” yang diselenggarakan Lembaga Survei KedaiKOPI di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu 29 Maret 2023.
Selain Wibi, turut hadir Ketua Bidang Politik PP Pemuda Muhammadiyah Andreyan Noor. Wasekjen PB HMI Muh Jusrianto, Ketua PP GP Ansor Saiful Rahmat Dasuki dan Juru Bicara Blok Politik Pelajar Delpedro Marhaen serta moderator Kani Dwiharyani.
Ketua Bidang Politik PP Pemuda Muhammadiyah Andreyan Noor pada kesempatan itu mengatakan, pemuda harus bisa merebut proses kepemimpinan, terutama proses di parlemen.
“Pemuda harus bisa scale up dari proses politik di jalanan menjadi proses politik di parlemen agar aspirasi bisa tembus ke tembok Istana,” katanya.
Menurut Wasekjen PB HMI Muh Jusrianto, dari tahun ke tahun secara kualitas generasi muda selalu tumbuh melebihi generasi sebelumnya.
“Pada momentum 2024 peran pemuda sangat penting. Meski memiliki latar belakang berbeda, namun masih harus dalam garis kepentingan nasional,” tambahnya.
Menurut Ketua PP GP Ansor Saiful Rahmat Dasuki, hubungan antara generasi sebelumnya dengan generasi muda tidak dapat diputus begitu saja. Baca juga: Gelar Donor Darah, OMG DIY Dorong Peran Pemuda Memajukan Desa
“Hari ini transnasionalisme sudah masuk ke Indonesia, dan itu secara tidak langsung menggerogoti politik kebangsaan kita. Dan disitulah peran kesadaran politik anak muda yang harus dikedepankan,” katanya.
Lebih lanjut Saiful mengatakan, pemuda harus berpartai agar ide-ide cemerlang dan kebersamaan dapat diaplikasikan di partai politik. “Cara pandang saja yang harus ditransformasi,” paparnya.
Juru Bicara Blok Politik Pelajar Delpedro Marhaen mengatakan, saat ini generasi muda sedang dalam posisi berpartisipasi penuh dalam demokrasi.
(mhd)
Lihat Juga :