Cerita Sandiaga Uno Soal PHK di Saat Krisis 1998
Minggu, 19 Juli 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Sandi dan keluarga kala itu belum memiliki rumah. Bahkan untuk memulai usaha pun istri Sandi Mpok Nur harus menjual cincin miliknya yang merupakan pemberian orang tua.
"Dia (Mpok Nur) yang berinisiatif menjual cincin dari orang tuanya untuk membiayai supaya kita bisa menyewa rumah, dan untuk modalin usaha," kata Sandi. (Baca juga: Sandi Harap Prabowo Mampu Tingkatkan Produksi Pangan Nasional)
Pelan tapi pasti, bisnis konsultan keuangan yang dirintis Sandi pun merangkak naik. Dan klien pertama yang menggunakan jasa konsultan keuangan Sandiaga adalah perusaan Jawa Pos Grup, milik Dahlan Iskan.
Meski awalnya dia anggap sangat sulit, namun karena semangat dan dorongan sang Istri akhirnya Sandi berhasil melakukan strukrisasi keungan perusahaan tersebut sebagai klien pertamanya. "Kita berhasil restrukturisasi keuangan perusahaan tersebut," jelasnya.
Sandi juga mengaku pernah memiliki hutang yang besar di bank. Dimana waktu sebelum krisis 1998 dia turut berinvestasi di pasar modal dan memiliki income yang besar. Namun untuk terus mengembangkan usaha ini butuh modal tambahan. Maka Sandi memutuskan meminjam dana di bank dengan jaminan rumah mertua.
"Dia (Mpok Nur) yang berinisiatif menjual cincin dari orang tuanya untuk membiayai supaya kita bisa menyewa rumah, dan untuk modalin usaha," kata Sandi. (Baca juga: Sandi Harap Prabowo Mampu Tingkatkan Produksi Pangan Nasional)
Pelan tapi pasti, bisnis konsultan keuangan yang dirintis Sandi pun merangkak naik. Dan klien pertama yang menggunakan jasa konsultan keuangan Sandiaga adalah perusaan Jawa Pos Grup, milik Dahlan Iskan.
Meski awalnya dia anggap sangat sulit, namun karena semangat dan dorongan sang Istri akhirnya Sandi berhasil melakukan strukrisasi keungan perusahaan tersebut sebagai klien pertamanya. "Kita berhasil restrukturisasi keuangan perusahaan tersebut," jelasnya.
Sandi juga mengaku pernah memiliki hutang yang besar di bank. Dimana waktu sebelum krisis 1998 dia turut berinvestasi di pasar modal dan memiliki income yang besar. Namun untuk terus mengembangkan usaha ini butuh modal tambahan. Maka Sandi memutuskan meminjam dana di bank dengan jaminan rumah mertua.
Lihat Juga :