Peluncuran Kirab Pemilu 2024, Sebagai Sarana Integrasi Bangsa
Selasa, 14 Maret 2023 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Nantinya, akan dilakukan pengarakan bendera partai politik secara estafet sesuai dengan rute yang telah ditentukan dan berakhir di Kantor KPU Pusat pada November 2023. Hal tersebut menjadi simbol bahwa pemilu tidak hanya terjadi di pusat, namun justru dimulai dan dilaksanakan di daerah.
“Ini sebagai simbol bahwa pemilu tidak hanya terjadi di tingkat pusat, tetapi justru pemilu dimulai dan dilaksanakan di daerah. Semua anggota DPR, calon-calon yang akan berkompetisi itu, pemilih, konstituen, suara berasal dari daerah,” tutur Hasyim Asy’ari.
Pihaknya mengatakan bahwa pada 2024 juga akan digelar pilkada serentak. “Pada tahun yang sama akan digelar pilkada serentak untuk memilih 37 gubernur. “Walaupun provinsi kita ada 38, tapi ada satu daerah yang tidak ada pilkada secara langsung, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta. Demikian juga akan digelar pilkada 514 kabupaten kota,” katanya.
Acara Peluncuran Kirab Pemilu 2024 ini juga dihibur dengan penampilan tari-tarian dari tujuh daerah, yaitu tari Yosim Pancar dari Provinsi Jayapura, tari Kataga asal Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta tari Tide-Tide yang merupakan tarian khas dari Provinsi Maluku Utara.
Tidak hanya itu, terdapat pula tari Jugit Demaring dari Provinsi Kalimantan Barat, tari Tidayu asal Kalimantan Barat, tari Zapin dari Provinsi Kepulauan Riau, dan ditutup dengan penampilan tari Kembang Kipas dari Jakarta.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi yang dipimpin oleh Ketua KPU dan diikuti bersama-sama oleh penyelenggara pemilu, partai politik, dan stakeholder.
“Ini sebagai simbol bahwa pemilu tidak hanya terjadi di tingkat pusat, tetapi justru pemilu dimulai dan dilaksanakan di daerah. Semua anggota DPR, calon-calon yang akan berkompetisi itu, pemilih, konstituen, suara berasal dari daerah,” tutur Hasyim Asy’ari.
Pihaknya mengatakan bahwa pada 2024 juga akan digelar pilkada serentak. “Pada tahun yang sama akan digelar pilkada serentak untuk memilih 37 gubernur. “Walaupun provinsi kita ada 38, tapi ada satu daerah yang tidak ada pilkada secara langsung, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta. Demikian juga akan digelar pilkada 514 kabupaten kota,” katanya.
Acara Peluncuran Kirab Pemilu 2024 ini juga dihibur dengan penampilan tari-tarian dari tujuh daerah, yaitu tari Yosim Pancar dari Provinsi Jayapura, tari Kataga asal Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta tari Tide-Tide yang merupakan tarian khas dari Provinsi Maluku Utara.
Tidak hanya itu, terdapat pula tari Jugit Demaring dari Provinsi Kalimantan Barat, tari Tidayu asal Kalimantan Barat, tari Zapin dari Provinsi Kepulauan Riau, dan ditutup dengan penampilan tari Kembang Kipas dari Jakarta.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi yang dipimpin oleh Ketua KPU dan diikuti bersama-sama oleh penyelenggara pemilu, partai politik, dan stakeholder.
Lihat Juga :