Libatkan Anak dalam Buat Kebijakan, Kementerian PPPA Raih Apresiasi PBB

Jum'at, 17 Juli 2020 - 21:08 WIB
loading...
Libatkan Anak dalam...
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mendapat penghargaan dari PBB karena melibatkan anak dalam setiap pengambilan kebijakan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkapkan sudah menyusun berbagai strategi dan kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan hak dan partisipasi anak. Salah satunya yaitu Peraturan Menteri PPPA Nomor 11 Tahun 2011 tentang Kebijakan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA Nahar mengatakan, kebijakan tersebut menekankan prinsip partisipasi anak dalam segala proses pengambilan kebijakan tentang anak. Langkah itu juga sejalan dengan ratifikasi Indonesia untuk Konvensi Hak Anak (KHA) dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. (Baca juga: Menteri PPPA: Dalih Tradisi Budaya Jangan Dipakai untuk Kedok Pelecehan)

“Pada SDGs poin 16.2, yakni menghentikan perlakuan kejam, eksploitasi, perdagangan, dan segala bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap anak. Hal ini dibuktikan dengan inisiasi dan implementasi Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) untuk melibatkan anak dalam pencegahan tindak kekerasan terhadap anak,” ujar Nahar dalam keterangan tertulisnya yang diperoleh SINDOnews, Jumat (17/7/2020). (Baca juga: Kementerian PPPA Mencatat KDRT Meningkat Selama Pandemi COVID-19)

Melalui gerakan PATBM, lanjut dia, masyarakat dapat melakukan deteksi dini apabila menemukan indikasi kekerasan anak di masyarakat. Gerakan tersebut telah diinisiasi oleh Kementerian PPPA sejak 2016. Hingga saat ini, PATBM ada di 1.776 desa yang tersebar di 342 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Keseriusan itu mendapat respons positif dari forum internasional PBB, Voluntary National Review (VNR) Lab yang digelar pada Rabu, 15 Juli 2020 lalu. Special Representative of the Secretary-General on Violence against Children United Nations, Najat Maalla mengapresiasi Indonesia karena berkomitmen politik dan kemitraan multisektor yang baik dalam integrasi partisipasi anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Airbag Berbahaya Buat...
Airbag Berbahaya Buat Anak-anak, 30.000 Tesla Model X Direcall
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved