2 Relawan Jokowi Keberatan dengan Hasil Musra Sumatera Utara
Rabu, 15 Maret 2023 - 22:35 WIB
loading...
Presiden Jokowi saat ditemani Menhan Prabowo Subianto mengunjungi Pasar Petanahan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023). Foto/BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Dua kelompok relawan Jokowi keberatan dengan hasil pemungutan suara elektronik (e-voting) Musyawarah Rakyat (Musra) XVIII Relawan Jokowi di Medan, Sumatera Utara yang diumumkan pada hari ini. Sebab, nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tidak menempati posisi teratas dalam hasil Musra Sumut yang diumumkan panitia.
Musra Sumut digelar di Selecta Convention Hall Jalan Listrik Medan, pada Sabtu, 11 Maret 2023. "Kami menolak hasil vote yang diumumkan panitia. Ini jelas jauh dari realita saat musra kemarin," kata Ketua Relawan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Sumut Zulkarnain, Rabu (15/3/2023).
Karena, dia melihat umumnya peserta musra kemarin berpihak kepada sosok Prabowo Subianto. Kata dia, nama Ketua Umum Partai Gerindra itu paling banyak disebut dan diteriakkan peserta musra.
Baca juga: Hasil Musra Sulteng dan Kalbar: Prabowo Subianto Kokoh di Posisi Puncak
"Kenyataannya Prabowo kalah vote, kami menilai ada permainan dalam hasil vote yang diumumkan. Berarti panitia telah bersikap curang, tidak fair karena realitanya Prabowo yang paling banyak dipilih," kata pria yang akrab disapa Ustaz Zul ini.
Musra Sumut digelar di Selecta Convention Hall Jalan Listrik Medan, pada Sabtu, 11 Maret 2023. "Kami menolak hasil vote yang diumumkan panitia. Ini jelas jauh dari realita saat musra kemarin," kata Ketua Relawan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Sumut Zulkarnain, Rabu (15/3/2023).
Karena, dia melihat umumnya peserta musra kemarin berpihak kepada sosok Prabowo Subianto. Kata dia, nama Ketua Umum Partai Gerindra itu paling banyak disebut dan diteriakkan peserta musra.
Baca juga: Hasil Musra Sulteng dan Kalbar: Prabowo Subianto Kokoh di Posisi Puncak
"Kenyataannya Prabowo kalah vote, kami menilai ada permainan dalam hasil vote yang diumumkan. Berarti panitia telah bersikap curang, tidak fair karena realitanya Prabowo yang paling banyak dipilih," kata pria yang akrab disapa Ustaz Zul ini.
Lihat Juga :