Ungkap Pemodal di Balik Investasi Ilegal
Rabu, 15 Maret 2023 - 16:14 WIB
loading...
A
A
A
Dengan teknologi, praktik-praktik ini semakin mudah dilakukan dan sasarannya tidak terbatas pada satu wilayah tertentu. Sehingga, pelaku akan dengan gampang menyasar calon korbannya hanya dengan iming-iming investasi menguntungkan.
Kedua, ada keinginan dari investor yang "ngebet" punya keuntungan berlipat dengan investasi kekinian. Niatan berinvestasi sebenarnya terlihat bagus karena membuktikan adanya kesadaran untuk menyisihkan dana dengan harapan bisa berkembang di masa mendatang. Sayangnya, mereka yang terjebak investasi dan menawarkan gain tinggi ini kurang menyadari bahwa ada risiko di baliknya.
Ketiga, adalah kurangnya informasi atau literasi yang baik dari calon investor terhadap jenis investasi yang ditawarkan. Ada kesan terburu-buru sehingga tidak menelisik lebih jauh apa dan bagaimana konsekuansi dari sebuah investasi yang akan diambil.
Perihal literasi ini, kembali lagi pada kesadaran masyarakat melihat dan mencermati jenis investasi yang ada. Maka, ke depan agar tidak ada lagi
korban yang dirugikan akibat investasi ilegal, ada baiknya edukasi yang disampaikan oleh otoritas terkait kepada masyarakat dilakukan lebih intens dengan mencari metode yang lebih tepat untuk semua kalangan.
Lalu, mengapa pelaku investasi ilegal ini selalu saja muncul meski sudah ada yang diproses hukum? Untuk menjawab ini tentu perlu kajian lebih mendalam soal bagaimana modus penipuan berkedok investasi ini bekerja. Yang juga perlu diungkap adalah, bagaimana si pelaku ini awalnya memiliki modal demi menarik calon investor lain?
Di sinilah perlunya investigasi dan melihat latar belakang pelaku utamanya. Karena bisa saja, mereka-mereka yang ditangkap karena praktik investasi ilegal ini sejatinya hanyalah operator. Dalam arti ada pihak lain yang menopang permodalan dan segala keperluan atau infrastruktur yang menjalankan praktik tersebut. Itu yang belum terungkap.
Kedua, ada keinginan dari investor yang "ngebet" punya keuntungan berlipat dengan investasi kekinian. Niatan berinvestasi sebenarnya terlihat bagus karena membuktikan adanya kesadaran untuk menyisihkan dana dengan harapan bisa berkembang di masa mendatang. Sayangnya, mereka yang terjebak investasi dan menawarkan gain tinggi ini kurang menyadari bahwa ada risiko di baliknya.
Ketiga, adalah kurangnya informasi atau literasi yang baik dari calon investor terhadap jenis investasi yang ditawarkan. Ada kesan terburu-buru sehingga tidak menelisik lebih jauh apa dan bagaimana konsekuansi dari sebuah investasi yang akan diambil.
Perihal literasi ini, kembali lagi pada kesadaran masyarakat melihat dan mencermati jenis investasi yang ada. Maka, ke depan agar tidak ada lagi
korban yang dirugikan akibat investasi ilegal, ada baiknya edukasi yang disampaikan oleh otoritas terkait kepada masyarakat dilakukan lebih intens dengan mencari metode yang lebih tepat untuk semua kalangan.
Lalu, mengapa pelaku investasi ilegal ini selalu saja muncul meski sudah ada yang diproses hukum? Untuk menjawab ini tentu perlu kajian lebih mendalam soal bagaimana modus penipuan berkedok investasi ini bekerja. Yang juga perlu diungkap adalah, bagaimana si pelaku ini awalnya memiliki modal demi menarik calon investor lain?
Di sinilah perlunya investigasi dan melihat latar belakang pelaku utamanya. Karena bisa saja, mereka-mereka yang ditangkap karena praktik investasi ilegal ini sejatinya hanyalah operator. Dalam arti ada pihak lain yang menopang permodalan dan segala keperluan atau infrastruktur yang menjalankan praktik tersebut. Itu yang belum terungkap.
Lihat Juga :