Masa Jabatan Tersisa Setahun, Masihkah Jokowi Perlu Reshuffle Kabinet?
Rabu, 15 Maret 2023 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Dosen Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah ini melihat, reshuffle sebetulnya sudah tidak relevan. Apa gunanya reshuffle dengan sisa waktu sekitar 1 tahun lebih? Menteri baru bisa berbuat apa? Apalagi, tidak ada jaminan menteri baru akan bisa beradaptasi dengan cepat.
"Bukannya lebih baik, justru makin buruk karena harus memulai dari nol lagi, harus improvisasi lagi. Jelas merusak iklim bekerja di kementerian tersebut karena merasa lebih tahu lebih paham. Padahal, boleh jadi dia kelinci percobaan," terangnya.
Reshuffle juga tidak lagi relevan lantaran kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi sudah 60-70 persen. Pencapaian itu punya korelasi linear terhadap kinerja. Tetapi ia tak yakin reshuffle beririsan dengan irisan kinerja.
Sepanjang yang diketahuinya, reshuffle berbasiskan letupan sharing power atau DNA politik bukan reshuffle berbasiskan pada kinerja menteri.
"Bukannya lebih baik, justru makin buruk karena harus memulai dari nol lagi, harus improvisasi lagi. Jelas merusak iklim bekerja di kementerian tersebut karena merasa lebih tahu lebih paham. Padahal, boleh jadi dia kelinci percobaan," terangnya.
Reshuffle juga tidak lagi relevan lantaran kepercayaan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi sudah 60-70 persen. Pencapaian itu punya korelasi linear terhadap kinerja. Tetapi ia tak yakin reshuffle beririsan dengan irisan kinerja.
Sepanjang yang diketahuinya, reshuffle berbasiskan letupan sharing power atau DNA politik bukan reshuffle berbasiskan pada kinerja menteri.
Lihat Juga :