Perkantoran Berpotensi Jadi Klaster, Ketua MPR Minta Pemerintah Evaluasi WFH dan WFO

Jum'at, 17 Juli 2020 - 16:05 WIB
loading...
Perkantoran Berpotensi...
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda) dan juga Gugus Tugas untuk mengevaluasi work from home (WFH) dan juga work form office (WFO). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyebut bahwa penambahan kasus positif COVID-19 dalam beberapa waktu terakhir banyak ditemukan di lingkungan kerja dengan kualitas udara yang tidak bagus serta ketidaksiplinan pekerja dalam menjaga jarak.

Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda) dan juga Gugus Tugas untuk mengevaluasi work from home (WFH/bekerja dari rumah) dan juga work form office (WFO/bekerja dari kantor). Karena lingkungan dan sistem kerja kurang mendukung upaya pengendalian COVID-19. (Baca juga: Rumah Sakit Pulau Galang Telah Rawat 434 Orang Pasien COVID-19)

“Mendorong pemerintah dan pemerintah daerah bersama Tim Gugus Tugas COVID-19 perlu melakukan evaluasi mengenai ketetapan kerja WFH dan WFO yang berlaku, mengingat lingkungan dan sistem kerja di setiap instansi pemerintah maupun perusahaan swasta kurang mendukung terhadap upaya pengendalian COVID-19 sehingga banyaknya penyebab kasus positif dari klaster pekerja dan perlu segera dilakukan penanganannya,” ujar Bamsoet kepada wartawan, Jumat (17/7/2020).

Kemudian, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mendorong pemerintah untuk mengevaluasi pelaksanaan Surat Edaran Menpan RB Nomor 65 Tahun 2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Jam Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap instansi pemerintah.

“Ini sebagai langkah pemerintah dalam mempertimbangkan kebijakan baru apabila SE tersebut dianggap tidak berjalan efektif,” katanya.

Bamsoet juga meminta pemerintah untuk mengingatkan setiap instansi pemerintah maupun perusahaan swasta untuk terus melaksanakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di lingkungan kerja agar benar-benar diterapkan dengan ketat.

“Sebagai upaya dalam meminimalisasi penularan COVID-19 dari klaster pekerja/perkantoran,” imbuh Bamsoet.

Selain itu, mantan Ketua DPR ini juga masyarakat khususnya para pekerja bahwa new normal bukan berarti ancaman COVID-19 sudah tidak ada, melainkan masih ada dan nyata sehingga masyarakat harus tetap patuh terhadap protokol kesehatan. (Baca juga: Dua Orang Pulih, 782 WNI di Luar Negeri Sembuh COVID-19 )

“Diharapkan masyarakat untuk tidak abai serta mengantisipasinya dengan disiplin pribadi dalam menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak,” imbaunya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WFH Tiap Jumat Berlaku...
WFH Tiap Jumat Berlaku Hari Ini, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi Normal
WFH ASN Dimulai Hari...
WFH ASN Dimulai Hari Ini, Pengawasan Dilakukan melalui Sistem Elektronik
Menkomdigi: WFH Bukan...
Menkomdigi: WFH Bukan Libur Tambahan, Tak Boleh Ganggu Pelayanan Publik
Dukung WFH ASN Setiap...
Dukung WFH ASN Setiap Jumat, PSI: Langkah Adaptif Siasati Geopolitik dan Masa Depan Digital
Penyesuaian Jam Kerja...
Penyesuaian Jam Kerja ASN, Menag: WFH Tak Boleh Kurangi Kualitas Layanan
Soroti WFH Bagi ASN,...
Soroti WFH Bagi ASN, Ketua DPR: Produktivitas Pelayanan Publik Harus Tetap Terjaga
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
WFH ASN Hari Pertama,...
WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved