Pengamat Nilai Sri Mulyani Tak Gegabah Pecat Rafael Alun Trisambodo

Kamis, 09 Maret 2023 - 10:05 WIB
loading...
Pengamat Nilai Sri Mulyani...
Pengamat Kebijakan Publik Amsori Bahruddin Syah menilai Menkeu Sri Mulyani Indrawati tidak gegabah dalam pemecatan Rafael Alun Trisambodo sebagai pegawai DJP Kemenkeu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Amsori Bahruddin Syah menilai Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tidak gegabah dalam pemecatan Rafael Alun Trisambodo sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Pasalnya, aturan pemecatan aparatur sipil negeri (ASN) kompleks.

Dia mengatakan memecat seorang ASN itu tidak semudah swasta memecat pegawainya. "Di pemerintahan ada aturan yang berlaku, dari UU ASN hingga Peraturan BKN," ujar Amsori Bahruddin Syah dihubungi, Rabu (8/3/2023).

Baca juga: Rafael Alun Resmi Dipecat dari ASN Ditjen Pajak

Kemudian, dia menyinggung sikap Sri Mulyani yang sempat menolak pengunduran diri Rafael Alun pada akhir Februari 2023, menyusul viralnya kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandy Satrio. Kekayaan jumbonya juga digunjingkan publik di media sosial.

"Saat itu, Menkeu menolak pemberhentian Rafael, kan? Itu menunjukkan Menkeu tidak gegabah, penuh kehati-hatian. Lagian kalau saat itu diberhentikan, Rafael Alun enak sekali. Dia terbebas dari hukuman dan tidak mendapatkan hak-haknya, termasuk uang pensiun," jelasnya.

Menurut Amsori, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Keuangan mendapati adanya dugaan tindak pidana oleh Rafael Alun saat memeriksa bekas pejabat Eselon III itu. Hal tersebut yang berujung terbitnya rekomendasi pemecatan.

"Kalau hanya melanggar kedisiplinan atau norma-norma umum, ya, tidak mungkin rekomendasi Itjen sampai pemecatan. Biasanya cuma demosi atau sanksi administratif lainnya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
BKN Umumkan Sekolah...
BKN Umumkan Sekolah Kedinasan 2026 Akan Segera Dibuka, Cek Daftar Instansinya
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved