DMI Pusat Putuskan Gelar Muktamar Setelah Pemilu 2024
Senin, 06 Maret 2023 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
"Semua aspirasi sudah disampaikan oleh pimpinan wilayah, muktamar akan dilaksanakan sesuai AD/ART," kata Syafruddin.
Untuk itu, Syafruddin mengimbau pengurus maupun tokoh politik untuk tidak menjadikan masjid sebagai panggung untuk berpolitik. "Masjid jangan dijadikan panggung politik. Seperti yang kita ketahui, sebentar lagi akan terjadi kontestansi politik. Oleh karena itu, kita putuskan bahwa masjid tidak boleh dijadikan panggung politik," tegasnya.
Dengan adanya keputusan JK menggelar Muktamar DMI setelah Pemilu 2024, hal tersebut seakan-akan mengabaikan aspirasi para pengurus wilayah. Sebab, beberapa waktu sebelumnya, para pengurus wilayah DMI menggelar rapat.
Pengurus wilayah itu di Sumatera, Jawa, dan Bali. Adapun hasil rekomendasinya mendorong PP DMI menggelar muktamar pada tahun ini sebelum Pemilu 2024.
Bahkan, pengurus PW DMI Sumbar sudah menyerahkan langsung hasil rekomendasi rapat wilayah yang mendorong muktamar dipercepat.
Untuk itu, Syafruddin mengimbau pengurus maupun tokoh politik untuk tidak menjadikan masjid sebagai panggung untuk berpolitik. "Masjid jangan dijadikan panggung politik. Seperti yang kita ketahui, sebentar lagi akan terjadi kontestansi politik. Oleh karena itu, kita putuskan bahwa masjid tidak boleh dijadikan panggung politik," tegasnya.
Dengan adanya keputusan JK menggelar Muktamar DMI setelah Pemilu 2024, hal tersebut seakan-akan mengabaikan aspirasi para pengurus wilayah. Sebab, beberapa waktu sebelumnya, para pengurus wilayah DMI menggelar rapat.
Pengurus wilayah itu di Sumatera, Jawa, dan Bali. Adapun hasil rekomendasinya mendorong PP DMI menggelar muktamar pada tahun ini sebelum Pemilu 2024.
Bahkan, pengurus PW DMI Sumbar sudah menyerahkan langsung hasil rekomendasi rapat wilayah yang mendorong muktamar dipercepat.
(rca)
Lihat Juga :