Perlu Kajian Ilmiah Sebelum Membuat Regulasi Zat Kimia Berbahaya pada Kemasan Pangan
Rabu, 01 Maret 2023 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ningrum, membuat kebijakan dengan melihat sisi kesehatan tidak salah. Namun, dampak peraturannya juga harus mempertimbangkan sisi persaingan usahanya yang dimunculkannya.
Untuk diketahui, beberapa pakar hukum hingga guru besar dikabarkan menemui Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk mendesak agar pelabelan 'berpotensi mengandung BPA' segera dilakukan terhadap kemasan air minum galon berbahan Polikarbonat. Sementara, beberapa pihak melihat kebijakan ini terkesan diskriminatif dan mengandung unsur persaingan usaha.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) salah satu yang mengendus hal ini. Komisioner KPPU, Chandra Setiawan melihat polemik kontaminasi BPA yang berujung pada upaya pelabelan produk air galon guna ulang ini berpotensi mengandung diskriminasi yang dilarang dalam hukum persaingan usaha. Baca juga: Kemasan Ramah Lingkungan, Aqua Lindungi Ekosistem Sumber Air
"Sebabnya, 99,9% industri ini menggunakan galon tersebut, dan hanya satu yang menggunakan galon sekali pakai," katanya.
Untuk diketahui, beberapa pakar hukum hingga guru besar dikabarkan menemui Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk mendesak agar pelabelan 'berpotensi mengandung BPA' segera dilakukan terhadap kemasan air minum galon berbahan Polikarbonat. Sementara, beberapa pihak melihat kebijakan ini terkesan diskriminatif dan mengandung unsur persaingan usaha.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) salah satu yang mengendus hal ini. Komisioner KPPU, Chandra Setiawan melihat polemik kontaminasi BPA yang berujung pada upaya pelabelan produk air galon guna ulang ini berpotensi mengandung diskriminasi yang dilarang dalam hukum persaingan usaha. Baca juga: Kemasan Ramah Lingkungan, Aqua Lindungi Ekosistem Sumber Air
"Sebabnya, 99,9% industri ini menggunakan galon tersebut, dan hanya satu yang menggunakan galon sekali pakai," katanya.
(kri)
Lihat Juga :