Kisah Jenderal Suprapto yang Pernah Melawan Pasukan Jepang dan Inggris
Senin, 27 Februari 2023 - 19:51 WIB
loading...
A
A
A
Memasuki awal kemerdekaan, Suprapto merupakan salah seorang yang ikut serta berjuang dalam merebut senjata pasukan jepang di Cilacap. Setelahnya ia kembali ke tanah kelahirannya, Banyumas dan menjadi anggota Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Dalam sejarah militernya, Suprapto pernah ikut serta menjadi prajurit dalam pertempuran Ambarawa melawan tentara Inggris. Kala itu pertempuran dipimpin langsung oleh Panglima Besar Sudirman. Ia juga menjadi salah satu ajudan dari Panglima Besar.
Setelah mendapatkan pengakuan, Jenderal Suprapto kemudian sering berpindah tugas. Pertama-tama ia ditugaskan sebagai Kepala Staf Tentara dan Teritorial (T&T) IV/ Diponegoro di Semarang.
Kemudian Suprapto ditarik ke Jakarta menjadi Staf Angkatan Darat, kemudian ke Kementerian Pertahanan. Dan setelah pemberontakan PRRI/Permesta padam, ia diangkat menjadi Deputi Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera yang bermarkas di Medan dengan pangkat Brigadir Jenderal.
Ketika bertugas di Medan, tanggung jawabnya sangatlah berat. Ketika itu, pemberontakan PRRI/Permesta dalam tahap akhir penyelesaian dan Suprapto bekerja keras untuk menjaga peristiwa tersebut agar tidak terulang.
Baca juga : Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Dalam sejarah militernya, Suprapto pernah ikut serta menjadi prajurit dalam pertempuran Ambarawa melawan tentara Inggris. Kala itu pertempuran dipimpin langsung oleh Panglima Besar Sudirman. Ia juga menjadi salah satu ajudan dari Panglima Besar.
Setelah mendapatkan pengakuan, Jenderal Suprapto kemudian sering berpindah tugas. Pertama-tama ia ditugaskan sebagai Kepala Staf Tentara dan Teritorial (T&T) IV/ Diponegoro di Semarang.
Kemudian Suprapto ditarik ke Jakarta menjadi Staf Angkatan Darat, kemudian ke Kementerian Pertahanan. Dan setelah pemberontakan PRRI/Permesta padam, ia diangkat menjadi Deputi Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera yang bermarkas di Medan dengan pangkat Brigadir Jenderal.
Ketika bertugas di Medan, tanggung jawabnya sangatlah berat. Ketika itu, pemberontakan PRRI/Permesta dalam tahap akhir penyelesaian dan Suprapto bekerja keras untuk menjaga peristiwa tersebut agar tidak terulang.
Baca juga : Kisah Jenderal Sudirman, Santri yang Jadi Panglima Besar
Lihat Juga :