AHY: Ada Pihak yang Sengaja Bikin Demokrasi Indonesia Tidak Tenang

Rabu, 22 Februari 2023 - 16:19 WIB
loading...
AHY: Ada Pihak yang...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada pihak-pihak yang sengaja membuat suasana perpolitikan di Indonesia tidak tenang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada pihak-pihak yang sengaja membuat suasana perpolitikan di Indonesia tidak tenang. Hal itu menyusul gugatan judicial review sistem pemilu proporsional terbuka ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut disampaikan AHY dalam jumpa pers seusai menerima kedatangan Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh, di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2023).

"Yang lebih mengherankan adalah ketika tahapan-tahapan pemilu sudah berjalan, sudah semakin mendekat menuju ke 14 Februari 2024 nanti. Kok tiba-tiba masih saja dibikin supaya tidak tenang kita semua," ujarnya.

Baca juga: Surya Paloh dan AHY Dijadwalkan Bertemu Bahas Sekretariat Perubahan

Menurut AHY, pihak-pihak yang ingin mengubah sistem pemilu dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup seharusnya mengedepankan dialog dengan semua pihak. "Untuk mempersiapkan diri menuju pemilu, justru sesuatu yang sangat fundamental harusnya dibicarakan baik-baik, melibatkan semua. Jangan ada paksaan-paksaan tertentu yang bisa kita sesali sebagai bangsa," kata AHY.

Baca juga: Surya Paloh Sebut AHY Sangat Pantas Jadi Cawapres Anies

AHY mengungkapkan baik Nasdem maupun Demokrat menolak isu yang saat ini meresahkan yakni, wacana sistem pemilu proporsional tertutup vs proporsional terbuka. "Oleh karena itu, kami sepakat bahwa ini semua harus kita jaga. Jangan sampai ada upaya-upaya untuk mengembalikan kita ke demokrasi yang sentralistik, padahal kita ingin partai-partai politik juga semakin modern, maju, dan juga egaliter," ucap AHY.

AHY meyakini sistem pemilu proporsional terbuka adalah yang terbaik, relevan, dan dibutuhkan dalam demokrasi majemuk serta dinamis seperti di Indonesia. "Kalau kita kembali lagi ke sistem proporsional tertutup, artinya kita set back, mundur sekian belas tahun ke belakang. Rugilah kita semua karena hak rakyat dirampas, bukankah kita ingin memilih yang terbaik, baik para wakil rakyat maupun pemimpin kita di negeri ini," tegas AHY.

AHY berharap putusan MK terkait gugatan judicial review sistem pemilu proporsional terbuka ditolak sehingga Pemilu 2024 dapat dilaksanakan secara terbuka. "Oleh karena itu, jangan sampai ada hak rakyat yang dirampas sehingga rakyat dipaksa untuk seperti membeli kucing di dalam karung. Kita tidak tahu siapa yang akan kita pilih. Inilah sejatinya bagaimana kita ingin mempertahankan sistem pemilu proporsional terbuka," pungkas AHY.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
AHY Hadiri Kampanye...
AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Rekomendasi
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Berita Terkini
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved