Perampingan Lembaga Dinilai Efektif Agar Anggaran Negara Tak Mubazir

Kamis, 16 Juli 2020 - 07:35 WIB
loading...
Perampingan Lembaga...
Analis sosial politik asal UIN Jakarta, Adi Prayitno menganggap, perampingan lembaga efektif untuk mengakselerasi kerja-kerja pemerintah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bakal terus merampingkan struktur pemerintahan. Dalam waktu dekat 18 lembaga nonstruktural bakal dirampingkan untuk meringankan beban keuangan negara. Niat Jokowi itu pun menuai respons positif di masyarakat.

Analis sosial politik asal UIN Jakarta, Adi Prayitno menganggap, perampingan lembaga efektif untuk mengakselerasi kerja-kerja pemerintah. "Selama ini banyak sekali lembaga nonstruktural yang jadi benalu negara, nyusun anggaran tapi tak produktif kerjanya, nyaris tak pernah ada," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Kamis (16/7/2020). (Baca juga: DPR Minta Menpan RB Bikin Daftar Lembaga Negara yang Akan Dibubarkan)

Adi melanjutkan, momentum pandemi virus Corona saat ini dinilai waktu yang pas untuk mengevaluasi kelembagaan, apakah lembaga itu sudah memiliki kontribusi yang nyata atau tidak. Bahkan bila perlu, Presiden Jokowi juga harus merampingkan kelembagaan di lingkaran Istana seperti keberadaan staf milenial dan staf khusus presiden yang lainnya.

"Perampingan ini langkah jitu mempercepat kerja pemerintah sekaligus anggaran negara tak mubazir," kata pria yang juga Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini. (Rakhmat)
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved