GP Mania Membubarkan Diri, Ini Komentar Eros Djarot
Jum'at, 10 Februari 2023 - 19:06 WIB
loading...
Budayawan dan politikus kawakan, Eros Djarot menilai pembubaran GP Mania merupakan trik belaka untuk menggembosi Ganjar Pranowo namun tidak berhasil. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Relawan Ganjar Pranowo Mania ( GP Mania ) telah membubarkan diri. Pembubaran tersebut pun mendapat respons dari sejumlah pihak.
Salah satunya budayawan dan politikus kawakan, Eros Djarot . Dia menilai pembubaran GP Mania merupakan trik belaka untuk menggembosi Ganjar Pranowo. Baca juga: Usai Bubarkan GP Mania, Immanuel Ebenezer: Kita Dorong Puan Sajalah
Namun upaya itu nyatanya tidak berdampak apapun terhadap Ganjar Pranowo sebagai salah satu calon presiden potensial. “Sehingga yang terjadi, saya kasihan sama Immanuel Ebenezer (Noel) karena justru itu merugikan Noel sendiri, bukan Ganjar,” kata Eros siaran persnya, Jumat (10/2/2023).
Sebab yang berkembang di masyarakat, lanjut Eros, ada kecurigaan bahwa Noel mengalihkan dukungan ke calon lain. Dalam politik, sikap Noel ini sangat identik dengan istilah politik wani piro (berani bayar berapa).
“Makanya saya kasihan, bisa saja orang mengaitkan ini dengan politik wani piro? Yang dirugikan kan Noel sendiri, bukan Ganjar,” ucapnya.
Eros juga menyinggung tentang alasan Noel membubarkan GP Mania. Menurut dia, alasan yang disampaikan Noel aneh dan tidak masuk akal. Misalnya soal belum adanya kepastian Ganjar maju sebagai calon presiden.
Menurut Eros, sampai saat ini juga belum ada calon yang pasti maju. Baik Prabowo maupun Anies, belum ada kepastian maju sebagai calon presiden.
Salah satunya budayawan dan politikus kawakan, Eros Djarot . Dia menilai pembubaran GP Mania merupakan trik belaka untuk menggembosi Ganjar Pranowo. Baca juga: Usai Bubarkan GP Mania, Immanuel Ebenezer: Kita Dorong Puan Sajalah
Namun upaya itu nyatanya tidak berdampak apapun terhadap Ganjar Pranowo sebagai salah satu calon presiden potensial. “Sehingga yang terjadi, saya kasihan sama Immanuel Ebenezer (Noel) karena justru itu merugikan Noel sendiri, bukan Ganjar,” kata Eros siaran persnya, Jumat (10/2/2023).
Sebab yang berkembang di masyarakat, lanjut Eros, ada kecurigaan bahwa Noel mengalihkan dukungan ke calon lain. Dalam politik, sikap Noel ini sangat identik dengan istilah politik wani piro (berani bayar berapa).
“Makanya saya kasihan, bisa saja orang mengaitkan ini dengan politik wani piro? Yang dirugikan kan Noel sendiri, bukan Ganjar,” ucapnya.
Eros juga menyinggung tentang alasan Noel membubarkan GP Mania. Menurut dia, alasan yang disampaikan Noel aneh dan tidak masuk akal. Misalnya soal belum adanya kepastian Ganjar maju sebagai calon presiden.
Menurut Eros, sampai saat ini juga belum ada calon yang pasti maju. Baik Prabowo maupun Anies, belum ada kepastian maju sebagai calon presiden.
Lihat Juga :